PM Israel Kunjungi UEA: Kami Sepupu, Kami Cucu Nabi Ibrahim

Senin, 13 Desember 2021 - 15:48 WIB
loading...
PM Israel Kunjungi UEA:...
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett bersalaman dengan pemimpin de facto UEA Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan. Foto/GPO
A A A
ABU DHABI - Perdana Menteri (PM) Naftali Bennett menyerukan untuk memperdalam hubungan antara Israel dan Uni Emirat Arab (UEA). Seruan disampaikan pada Senin (13/12/2021) dalam kunjungan pertama kali ke negara itu sebagai seorang pemimpin negara Yahudi.

Bennett dijadwalkan bertemu dengan pemimpin de facto UEA Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, yang dikenal sebagai MBZ, pada hari ini untuk pertemuan satu lawan satu, diikuti dengan pertemuan dan makan siang dengan penasihat mereka.

Baca juga: PM Israel Pertama Kali Kunjungi UEA, Disambut Luar Biasa

“Pesan yang ingin saya sampaikan kepada para pemimpin UEA dan warga UEA adalah bahwa kemitraan timbal balik dan persahabatan ini wajar,” kata Bennett kepada media pemerintah UEA, WAM.

"Kami adalah tetangga dan sepupu. Kami adalah cucu Nabi Ibrahim," lanjut Bennett yang dilansir Jerusalem Post.

Bennett menyebut hubungan antarnegara sebagai "harta berharga bagi kami dan seluruh kawasan" dan negara-negara tersebut bekerja lebih baik untuk memastikan masa depan yang lebih baik.

PM Israel itu juga menyebut kerja sama dalam perdagangan, penelitian dan pengembangan, keamanan siber, kesehatan, pendidikan, penerbangan dan lain-lain sebagai cara di mana hubungan telah berkembang secara positif.

“Saya berharap hubungan kita tetap baik, terutama di bidang ekonomi. Menurut saya, kerja sama di bidang kesehatan dan ketahanan pangan akan menjadi bagian utama dari gotong royong," katanya.

"Volume perdagangan timbal balik di antara kami telah dipercepat dalam beberapa bulan dengan peluang masa depan yang tak terbatas untuk mengembangkannya...Kerja sama kami memberikan peluang ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya tidak hanya bagi kami, tetapi untuk lebih banyak negara, yang merupakan elemen lain untuk meningkatkan stabilitas dan kemakmuran di kawasan ini."

Bennett akan bertemu dengan Menteri Perindustrian dan Teknologi Canggih UEA Dr Sultan Al Jaber dan Menteri Kebudayaan Noura Al Kaabi pada hari Senin, serta kemungkinan pertemuan dengan Khaldoon al Mubarak, CEO Perusahaan Investasi Mubadala.

Menteri Luar Negeri Emirat Abdullah bin Zayed menyambut Bennett setibanya di Abu Dhabi pada Minggu malam, dan mereka mengadakan pertemuan singkat, di mana mereka membahas pentingnya toleransi dan moderasi beragama.

Bennett telah berusaha untuk menekankan hubungan ekonomi dengan UEA pada kunjungan ini, dan sumber-sumber dalam perjalanan tersebut mengatakan bahwa orang-orang Emirat telah menyatakan minatnya pada latar belakang perdana menteri sebagai pengusaha teknologi tinggi.

Namun, baik Israel maupun UEA memandang nuklir Iran sebagai ancaman besar, dan topik tersebut kemungkinan akan muncul juga.

Kunjungan Bennett dilakukan ketika kekuatan dunia melanjutkan negosiasi di Wina dengan Iran mengenai program nuklirnya, dan Israel khawatir bahwa Amerika Serikat akan mencabut sanksi tanpa menuntut konsesi besar dari Teheran.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Bank Kalteng Jadi Sponsor...
Bank Kalteng Jadi Sponsor Utama Adhyaksa FC di Super League Musim Depan
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved