Jurnalis Filipina Ditembak Mati Saat Nonton TV di Toko

Kamis, 09 Desember 2021 - 15:42 WIB
loading...
A A A
Perang narkoba Duterte, yang menewaskan ribuan tersangka tersangka narkoba, kini menjadi subjek penyelidikan oleh Pengadilan Kriminal Internasional.

Laporan mengatakan Malabanan telah diancam di kampung halamannya di Pampanga di utara, jadi dia memutuskan untuk pindah ke Samar di Filipina tengah.

“Saya bergabung dengan sesama jurnalis mengutuk pembunuhan Jess. Itu sama sekali tidak dapat diterima. Keadilan untuk Jess,” tambah Mogato seperti dikutip dari Al Jazeera.

Sebuah badan perlindungan media yang dibentuk oleh Presiden Rodrigo Duterte mengutuk keras pembunuhan itu dan berjanji akan menangkap para pembunuh. Tetapi Duterte sendiri telah lama berada di garis bidik pengawas media dan kelompok hak asasi manusia, yang telah berulang kali mengutuknya karena mendorong impunitas di antara pasukan polisi yang telah menegakkan tindakan kerasnya terhadap para pengedar obat-obatan terlarang dan menyebabkan ribuan tersangka yang sebagian besar kecil tewas.

Baca juga: Duterte Ancam Akan Hukum Pejabat Filipina karena Lambatnya Vaksinasi COVID-19

Lusinan wartawan telah terbunuh atau diserang di bawah kepemimpinan Duterte dan pendahulunya.

Sebelum pembunuhan Malabanan, data yang dikumpulkan oleh Persatuan Jurnalis Nasional di Filipina (NUJP) menunjukkan bahwa setidaknya 21 jurnalis telah terbunuh di negara itu sejak Duterte mengambil alih sebagai presiden pada Juni 2016.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
AS Bombardir 5 Provinsi...
AS Bombardir 5 Provinsi Iran, 14 Orang Tewas 78 Luka
Rekomendasi
Kisah Maroko di Piala...
Kisah Maroko di Piala Dunia 2026: Cuma 7 Pemain Kelahiran Tanah Asal, Mayoritas dari Eropa
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
Berita Terkini
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved