Warga Korut Dipaksa Beli Bahan Baku Permen untuk Ultah Presiden Kim Jong-un

Selasa, 07 Desember 2021 - 18:50 WIB
loading...
Warga Korut Dipaksa...
Warga Korea Utara (Korut) dipaksa untuk membeli bahan baku permen sebagai persiapan ulang tahun pemimpin negara itu Kim Jong-un. Foto/RFA.org
A A A
SEOUL - Pemerintah daerah di Korea Utara (Korut) berlomba-lomba untuk membuat permen sebagai persiapan perayaan ulang tahun pemimpin mereka Kim Jong-un secara nasional pada Januari mendatang. Namun, mereka memaksa warganya yang kelaparan untuk membeli bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat permen.

Korut diketahui tengah berjuang dengan kekurangan pangan yang dikatakan hampir sama buruknya dengan kelaparan tahun 1990-an, proyek pembuatan kue nasional telah membuat penurunan besar dalam pasokan tepung dan gula, membuat harga berlipat ganda, dan menyalurkan uang dari orang-orang yang membutuhkannya untuk membeli makanan bagi diri mereka sendiri.

“Sejak kemarin, harga satu kilogram tepung melonjak dari USD2,40 (Rp34 ribu) menjadi USD6 (Rp86 ribu). Harga gula juga melonjak dari USD11,02 (Rp158 ribu) menjadi USD21,19 (Rp305 ribu),” kata seorang penduduk Unsan, provinsi Pyongan Selatan, sebelah utara ibu kota Pyongyang.

“Itu semua karena pemerintah pusat telah memerintahkan agar setiap provinsi harus memproduksi dan memasok permen sebagai hadiah untuk anak-anak dari Kim Jong-un untuk ulang tahunnya pada 8 Januari,” kata sumber yang meminta anonimitas karena alasan keamanan seperti dilansir dari Radio Free Asia (RFA), Selasa (7/12/2021).

Pemberian permen kepada anak-anak pada atau sekitar hari ulang tahun pemimpin negara atau para pendahulunya telah menjadi tradisi lama di Korut, tepatnya sejak zaman kakek Kim, pendiri negara itu Kim Il-sung.

Baca juga: Korsel Tingkatkan Anggaran untuk Pantau Berita Palsu Korut

Pada awal pemerintahan Kim Jong-un, permen diberikan kepada ibu hamil dan siswa di tempat penitipan anak dan sekolah dasar pada 8 Januari. Namun sejak 2019, pemerintah memperluas hadiah permen untuk setiap anak di seluruh negeri, yang akan diterima pada 1 Januari.

“Jumlah impor tepung terigu dan gula yang beredar di pasar lokal sangat terbatas karena perdagangan perbatasan terhenti akibat pandemi virus Corona. Harga terigu dan gula akan terus naik hingga pabrik makanan selesai memproduksi manisan,” ujar sumber dari Unsan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Horor! Siswa Pilot Terpaksa...
Horor! Siswa Pilot Terpaksa Mendarat Sendiri Usai Instrukturnya Tiba-Tiba Lompat Keluar Pesawat
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
Festival Dessert Terbesar...
Festival Dessert Terbesar Siap Maniskan Jakarta selama Tiga Pekan
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
Berita Terkini
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved