Kim Jong-un Puji Ekonomi Korut Meski Kondisi Keuangan Tak Pasti
Senin, 08 Juni 2020 - 08:21 WIB
loading...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menghadiri pertemuan politbiro ke-13 Partai Buruh. Foto/KCNA via REUTERS
A
A
A
PYONGYANG - Kim Jong-un , pemimpin Korea Utara (Korut) , memuji swasembada ekonomi negara meski faktanya kondisi keuangan rezim komunis tersebut berada dalam ketidakpastian. Pujian disampaikan dalam pertemuan politbiro Partai Buruh, partai berkuasa di Korea Utara.
Dalam pertemuan itu, sang diktator muda juga membahas proyek-proyek ekonomi termasuk industri kimia.
Belum jelas kapan pertemuan para elite Partai Buruh itu berlangsung, namun pernyataan Kim Jong-un dalam pertemuan itu baru disiarkan media pemerintah setempat, Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Senin (8/6/2020).
Kondisi keuangan Korea Utara sedang berada dalam ketidakpastian akibat sanksi internasional yang beruntun yang bertujuan untuk menghentikan program nuklir Korut. Kondisi itu diperparah oleh pandemi global virus corona baru (Covid-19).
"Pertemuan tersebut membahas masalah-masalah penting yang timbul dalam pengembangan lebih lanjut swasembada ekonomi negara dan meningkatkan standar kehidupan masyarakat," tulis KCNA. (Baca: Kim Jong-un Copot Bodyguard dan Kepala Mata-mata Korut )
"Pertemuan biro politik ke-13 berulang kali menekankan bahwa industri kimia adalah pendorong utama perekonomian nasional," lanjut media pemerintah tersebut mengutip pernyataan Kim Jong-un.
"Dia (Kim Jong-un) menekankan perlunya memberikan prioritas utama untuk meningkatkan kapasitas untuk memproduksi pupuk," imbuh KCNA.
Dalam pertemuan itu, sang diktator muda juga membahas proyek-proyek ekonomi termasuk industri kimia.
Belum jelas kapan pertemuan para elite Partai Buruh itu berlangsung, namun pernyataan Kim Jong-un dalam pertemuan itu baru disiarkan media pemerintah setempat, Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Senin (8/6/2020).
Kondisi keuangan Korea Utara sedang berada dalam ketidakpastian akibat sanksi internasional yang beruntun yang bertujuan untuk menghentikan program nuklir Korut. Kondisi itu diperparah oleh pandemi global virus corona baru (Covid-19).
"Pertemuan tersebut membahas masalah-masalah penting yang timbul dalam pengembangan lebih lanjut swasembada ekonomi negara dan meningkatkan standar kehidupan masyarakat," tulis KCNA. (Baca: Kim Jong-un Copot Bodyguard dan Kepala Mata-mata Korut )
"Pertemuan biro politik ke-13 berulang kali menekankan bahwa industri kimia adalah pendorong utama perekonomian nasional," lanjut media pemerintah tersebut mengutip pernyataan Kim Jong-un.
"Dia (Kim Jong-un) menekankan perlunya memberikan prioritas utama untuk meningkatkan kapasitas untuk memproduksi pupuk," imbuh KCNA.
Lihat Juga :