Kapal Perang Siluman Rusia Admiral Kasatonov Rampungkan Uji Laut

Senin, 08 Juni 2020 - 07:43 WIB
loading...
Kapal Perang Siluman...
Kapal perang siluman Admiral Kasatonov Angkatan Laut Rusia. Foto/Naval News
A A A
MOSKOW - Kapal perang Project 22350 Rusia , Admiral Flota Kasatonov, yang dibuat dengan menggunakan teknologi siluman, telah menyelesaikan uji coba kenegaraan di laut. Kapal ini akan segera ditugaskan ke armada Angkatan Laut.

"Kapal perang pertama Project 22350, 'Admiral Flota Kasatonov', setelah menyelesaikan tes kelautan kenegaraan, kembali ke Galangan Kapal Utara. Selama bulan Juni, kapal perang akan mengalami revisi, dan kemudian akan dipindahkan ke Angkatan Laut Rusia," bunyi pernyataan perusahaan pembuat kapal tersebut, Severnaya Verf, yang dikutip SINDOnews.com dari situs resminya, Senin (8/6/2020).

Selama uji coba terakhir di Laut Baltik, semua karakteristik fregat diuji, termasuk operasi sistem senjata. Pengujian interaksi dengan kapal selam dan pesawat dilakukan, bersama dengan latihan penyelamatan dan evakuasi. (Baca: China Usir Kapal Perang AS Bersenjata Rudal dari Laut China Selatan )

“Kami mencapai garis finish dan mendekati acara utama untuk kapal—pengibaran bendera Saint Andrew. Selama sepuluh bulan, kapal telah melewati fase uji coba dalam dua armada—Armada Utara dan Armada Baltik, bekerja dalam kondisi cuaca yang berbeda dan di laut yang kasar," imbuh direktur jenderal Severnaya Verf, Igor Ponomarev.

"Tim komisioning, bersama dengan awak kapal dan layanan pendukung armada, melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kapal itu, dan sekarang kami dapat dengan yakin mengatakan bahwa Kasatonov adalah kapal modern dan kuat di zona laut jauh yang akan memperkuat armada Rusia," ujarnya. (Baca juga: 11 Kapal Iran Kepung Beberapa Kapal Perang AS dalam Jarak 9 Meter )

Kapal perang Admiral Kasatonov dibuat dengan menggunakan teknologi siluman, memberikan radar yang tidak terlihat selama peperangan di zona laut. Fregat ini akan menjadi bagian dari Armada Utara, serta pendahulunya, kapal induk Amiral Gorshkov era Uni Soviet.

Fregat Project 22350 dirancang untuk melakukan berbagai tugas, termasuk pencarian dan penghancuran kapal selam dan target darat, bersama dengan penargetan kapal permukaan, konvoi dan unit pasukan udara. Selain itu, kapal perang ini juga menyediakan senjata anti-pesawat, anti-kapal selam dan sistem pertahanan anti-rudal.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Ketum PSOI Pandu Sjahrir...
Ketum PSOI Pandu Sjahrir Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Anggaran Pelatnas Multiyears
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Berita Terkini
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved