Pangeran Arab Saudi yang Dipenjara, Ada yang Hilang hingga Sekarang

Jum'at, 26 November 2021 - 10:19 WIB
loading...
Pangeran Arab Saudi...
(Foto dari kiri ke kanan) Salman bin Abdulaziz, Mohammed bin Nayef, Ahmed bin Abdulaziz. Foto/dawn/saudi royal family
A A A
RIYADH - Di mata hukum, setiap orang berhak mendapat perlakuan yang sama. Prinsip ini berlaku untuk seluruh lapisan masyarakat, tidak terkecuali keluarga kerajaan.

Banyak skandal yang terjadi di dalam keluarga kerajaan Arab Saudi yang berujung pada vonis pengadilan, mulai dari hukuman penjara hingga eksekusi mati.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa pangeran Arab Saudi yang pernah dipenjara.

1. Salman bin Abdulaziz

Melansir dawnmena.org, Pangeran Salman bin Abdulaziz dikenal sebagai sosok tampan yang memiliki kharisma luar biasa. Ia lahir pada 1 November 1982 dan pernah menempuh pendidikan di Oxford University.

Pangeran Arab Saudi yang Dipenjara, Ada yang Hilang hingga Sekarang


Setelah meraih gelar master di bidang Hukum Internasional, ia melanjutkan pendidikan di bidang yang sama di Paris-Sorbonne University. Pada Januari 2018 lalu, ia dan sang ayah, Pangeran Abdulaziz bin Salman bin Muhammed, ditangkap dan menjalani hukuman penjara sebagai upaya dari pembersihan saingan keluarga kerajaan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Pada hari penangkapan Pangeran Salman, 4 Januari 2018, petugas keamanan yang dipimpin Saud al-Qahtani, mantan penasihat dekat Putra Mahkota, memukuli Pangeran Salman hingga pingsan, menurut sumber dekat keluarga.

Pada awalnya, sang pangeran serta ayahnya ditahan bersama di Hotel Ritz Carlton, sebelum dipindahkan ke Penjara al-Haer pada pertengahan Januari 2018.

Di dalam penjara ini, mereka ditempatkan di sel isolasi selama satu tahun. Setelahnya, mereka dipindahkan ke vila sebelum kembali dipindahkan ke tempat yang dirahasiakan.

2. Mohammed bin Nayef

Pangeran Mohammed bin Nayef, yang dikenal sebagai MBN, adalah putra menteri dalam negeri yang paling lama menjabat, Pangeran Nayef bin Abdulaziz.

Pangeran Arab Saudi yang Dipenjara, Ada yang Hilang hingga Sekarang


Dia dididik di Oregon sebelum mengikuti pelatihan dengan FBI dan Scotland Yard. Ia dianggap sebagai salah satu orang yang paling kompeten dalam keluarganya.

Melansir Brookings, pada April 2016 lalu, Raja Salman mempromosikan Mohammed bin Nayef menjadi putra mahkotanya, yang pertama dari generasinya yang naik ke tingkat atas keluarga kerajaan.

Namun, pada 2017 lalu ia dicopot dari posisinya sebagai putra mahkota dan digantikan Pangeran Mohammed bin Salman.

Melansir Sindonews, ia merupakan sekutu dekat sekaligus pangeran yang dididik Amerika Serikat dan telah lama menjalin kontak dengan intelijen Barat dalam perang melawan terorisme, termasuk melawan al-Qaeda.

Pada Maret 2020, MBN ditangkap karena dugaan pengkhianatan. Laporan intelijen Amerika Serikat menyebut sang pangeran berada di bawah tahanan rumah, namun lokasinya tak ada yang tahu persis.

3. Ahmed bin Abdulaziz

Melansir The New York Times, anggota kerajaan paling senior yang ditahan adalah Pangeran Ahmed bin Abdulaziz, adik laki-laki Raja Salman.

Pangeran Arab Saudi yang Dipenjara, Ada yang Hilang hingga Sekarang


Ia merupakan satu-satunya saudara kandung Raja Salman yang masih hidup. Dilahirkan pada 1940, Pangeran Ahmed sempat mengenyam pendidikan di luar negeri, sukses meraih gelar di bidang ilmu politik dari University of Redlands, California, pada 1968.

Pada Jumat (6/3/2020), Pangeran Ahmed ditangkap dan diamankan pihak yang berwenang lantaran diduga melakukan pengkhianatan dengan merencanakan kudeta untuk menggulingkan raja dan putra mahkota Arab Saudi saat ini, Mohammed bin Salman.

Namun, setelah diselidiki, tak satu pun dari pangeran yang ditahan Pangeran Mohammed bin Salman pernah memberikan indikasi bahwa mereka bermaksud menantang sang putra mahkota.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
Kate Middleton Bertemu...
Kate Middleton Bertemu Mantan Kekasihnya Rupert Finch, Begini Kisah Cinta Mereka
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Berita Terkini
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved