Joe Biden Nekat Maju Lagi pada Pemilu 2024 Meski Popularitas Terpuruk
Selasa, 23 November 2021 - 07:46 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ngeri, Kapal Selam Nuklir Rusia Tenggelam setelah Tabrak Kapal Selam NATO
Ada spekulasi luas pada 2020 bahwa pasangannya, Wakil Presiden AS Kamala Harris dipilih sehingga dia dapat dipersiapkan mengambil alih posisi presiden setelah satu masa jabatan.
Lebih banyak spekulasi menyusul dalam beberapa hari terakhir, karena beberapa jajak pendapat menunjukkan Biden dengan rekor peringkat persetujuan yang rendah. Yang lebih buruk, popularitas Harris juga lebih rendah dibandingkan Biden.
Pada konferensi pers pertamanya sebagai presiden pada Maret, Biden bercanda bahwa dia “tidak tahu apakah akan ada Partai Republik” pada 2024, apalagi apakah dia akan berhadapan dengan Donald Trump dalam pemilu mendatang.
Hasil resmi menunjukkan Biden-Harris menang pada 2020 dengan memecahkan rekor 81 juta suara populer dan 306 suara electoral college dibandingkan dengan Trump-Pence 232, margin yang sama persis dengan Trump saat mengalahkan Hillary Clinton pada 2016.
Ada spekulasi luas pada 2020 bahwa pasangannya, Wakil Presiden AS Kamala Harris dipilih sehingga dia dapat dipersiapkan mengambil alih posisi presiden setelah satu masa jabatan.
Lebih banyak spekulasi menyusul dalam beberapa hari terakhir, karena beberapa jajak pendapat menunjukkan Biden dengan rekor peringkat persetujuan yang rendah. Yang lebih buruk, popularitas Harris juga lebih rendah dibandingkan Biden.
Pada konferensi pers pertamanya sebagai presiden pada Maret, Biden bercanda bahwa dia “tidak tahu apakah akan ada Partai Republik” pada 2024, apalagi apakah dia akan berhadapan dengan Donald Trump dalam pemilu mendatang.
Hasil resmi menunjukkan Biden-Harris menang pada 2020 dengan memecahkan rekor 81 juta suara populer dan 306 suara electoral college dibandingkan dengan Trump-Pence 232, margin yang sama persis dengan Trump saat mengalahkan Hillary Clinton pada 2016.
(sya)
Lihat Juga :