Waspadai Rusia, Swedia Kerahkan Rudal Patriot Pertama yang Lebih Garang

Jum'at, 19 November 2021 - 18:21 WIB
loading...
A A A
Sejauh ini, ratusan orang Swedia telah dilatih di AS untuk menangani sistem Patriot. Mayor Jenderal Greg Brady dari Angkatan Bersenjata AS di Eropa memuji Swedia karena memperoleh sistem yang sama dengan pasukan Amerika.

"Patriot memiliki kapasitas yang besar. Dan kita tahu bahwa apapun ancaman yang kita hadapi, kita tidak sendirian. Ketika Swedia sekarang memiliki Patriot, bersama-sama meningkatkan kesiapan kita," ujar Greg Brady.

Angkatan Bersenjata Swedia menekankan Patriot akan digunakan bersama dengan sistem baru lainnya yang juga sedang diakuisisi.

Ini termasuk pertahanan udara lokal Iris-T yang dikenal sebagai Robot 98 untuk Angkatan Darat Swedia, rudal pertahanan udara untuk lima korvet Visby Angkatan Laut, sistem radar berbasis darat dan udara baru, dan pesawat Gripen E baru.

“Alih-alih mempertahankan area kecil, kami beralih ke pertahanan udara wilayah yang lebih besar di masa depan. Kami dapat menghadapi ancaman jarak jauh seperti rudal balistik jarak jauh. Ini menciptakan ambang batas di bagian Eropa kita. Dan itu adalah sesuatu yang harus diperhitungkan oleh antagonis," papar Menteri Pertahanan Swedia Peter Hultqvist.

Swedia telah berulang kali menyebut Rusia sebagai ancaman keamanan, menggunakannya sebagai dalih untuk anggaran pertahanan terbesarnya sejak Perang Dingin.

Awal tahun ini, satu garnisun militer di pulau Laut Baltik terbesar Swedia, Gotland, diperkuat dengan alasan peningkatan aktivitas militer Rusia di daerah tersebut.

Bala bantuan Swedia termasuk sensor, kendaraan off-road dan lapis baja, unit pertahanan udara, kapal, dan pesawat Gripen.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
AS Incar Tuan Rumah...
AS Incar Tuan Rumah Piala Dunia Antarklub 2029
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Trump Ancam Serang Lagi,...
Trump Ancam Serang Lagi, Iran Akan Tutup Total Selat Hormuz
Rekomendasi
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
15 Perwira Dimutasi...
15 Perwira Dimutasi Kapolri Jadi Dirlantas pada Juni 2026, Ini Namanya
Viral Surat Edaran Peningkatan...
Viral Surat Edaran Peningkatan Kewaspadaan, Ini Penjelasan Kejagung
Berita Terkini
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Infografis
6 Jenis Rudal Iran yang...
6 Jenis Rudal Iran yang Mampu Tembus Iron Dome Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved