Dubes AS untuk PBB Desak Menhan Israel Hentikan Pembangunan Permukiman Yahudi

Rabu, 17 November 2021 - 20:00 WIB
loading...
A A A
Isu pengusiran warga Palestina telah menjadi duri dalam hubungan bilateral selama berbulan-bulan. AS telah memperingatkan Israel agar tidak mengusir penduduk dari rumah mereka di Sheikh Jarrah dan lingkungan lain di Yerusalem yang diduduki.

Baca: Israel Nekat Bangun 3.000 Unit Permukiman Baru di Tepi Barat Meski Ditekan AS

Linda juga membahas perluasan apa yang disebut Kesepakatan Abraham, dan kebutuhan untuk mengurangi ketegangan antara Israel dan Palestina. Selain mendesak Israel menghentikan kegiatan permukiman, Lina juga berjanji untuk mengisi kembali sistem pertahanan rudal Iron Dome milik Israel. "Kami akan mendukung kemampuan Israel untuk mempertahankan diri," ujar Linda.

Meski AS secara diplomasi terus mendesak Israel menghentikan kegiatan permukiman, namun bulan lalu seorang pejabat senior Israel yang tidak disebutkan namanya mengatakan, pemerintahan Presiden Joe Biden sebenarnya tidak peduli dengan kebijakan pengambilalihan tanah Tel Aviv dan kegiatan perluasan pemukiman.

Ia juga menyatakan, AS tidak akan mencegah kemajuan rencana perluasan pemukiman baru. “Berlawanan dengan kesan yang mereka coba buat, Amerika tidak terlalu peduli dengan keputusan kementerian konstruksi dan perumahan, dan mereka tidak masalah menoleransinya,” jelas pejabat itu seperti dikutip dari situs berita Israel, Zman Yisrael.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved