Tiga Bom Bunuh Diri Guncang Ibu Kota Uganda, 6 Tewas

Rabu, 17 November 2021 - 00:07 WIB
loading...
A A A
Kelompok pemberontak Somalia yang terkait dengan al-Qaida, al-Shabaab , telah melakukan serangan mematikan di Uganda di masa lalu, termasuk serangan tahun 2010 yang menewaskan 70 orang.

Tentara Uganda memerangi al-Shabaab di Somalia sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika yang didukung PBB. Seorang juru bicara al Shabab tidak segera tersedia untuk dimintai komentar.

ADF adalah kelompok terpisah, yang didirikan oleh Muslim Uganda tetapi sekarang sebagian besar aktif di pegunungan berhutan di Republik Demokratik Kongo yang bertetangga, di mana mereka dipersalahkan atas ribuan kematian warga sipil.

Bulan lalu, ISIS untuk pertama kalinya mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom di Uganda. Itu adalah serangan terhadap kantor polisi di lingkungan Kawempe, Kampala di mana tidak ada yang tewas.

Kemudian juga dikatakan bahwa "detasemen keamanan" di "Provinsi Afrika Tengah" telah menempatkan bom di sebuah restoran. Polisi mengatakan itu membunuh seorang pelayan dan melukai tiga lainnya, dan menghubungkannya dengan ADF, yang telah berjanji setia kepada Negara Islam.

Baca juga: Bom Mobil Meledak Dekat Istana Presiden, 8 Orang Tewas

Juga bulan lalu, polisi Uganda mengatakan seorang pembom bunuh diri meledakkan sebuah bus, hanya membunuh dirinya sendiri. Afiliasinya tidak jelas.

Dino Mahtani dari kelompok think tank International Crisis Group mengatakan fokus ADF dulunya adalah pada penyelesaian skor lokal dan mengendalikan ekonomi perang lokal.

"Dengan afiliasi yang lebih baru dari faksi utamanya ke ISIS , sejumlah orang asing dari seluruh Afrika Timur dengan agenda jihadis globalis telah tiba di kamp-kampnya," katanya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
Memalak Rp17 Triliun...
Memalak Rp17 Triliun dan Wanita Tercantik Turki sebagai Istri, Siapa Sosok Jenderal Uganda Ini?
Lagi, Jenderal Uganda...
Lagi, Jenderal Uganda Janji Kerahkan 100.000 Tentara Bela Israel dan 500.000 Pemuda untuk Rebut Teheran
Pro-Zionis, Jenderal...
Pro-Zionis, Jenderal Tertinggi Uganda Sesumbar Gabung Perang Jika Israel Dikalahkan Iran
Tak Peduli Ramadan,...
Tak Peduli Ramadan, 2 Negara Islam Ini Kembali Saling Serang
Densus Tangkap 8 Terduga...
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris JAD Afiliasi ISIS di Sulteng
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Berita Terkini
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Infografis
6 Tentara Israel Bunuh...
6 Tentara Israel Bunuh Diri, Ribuan Lainnya Gangguan Jiwa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved