Rusia Klaim S-550 Memiliki Jangkauan Lebih Luas dan Mampu Cegat Target Apapun

Selasa, 16 November 2021 - 06:00 WIB
loading...
Rusia Klaim S-550 Memiliki...
Sistem pertahanan S-550 buatan Rusia. FOTO/EurAsian-Times
A A A
DUBAI - Sistem pertahanan udara terbaru milik Rusia , S-550 akan mampu menampilkan deteksi target dan jangkauan rudal yang diperluas. S-550 diklaim CEO Rostec, Sergey Chemezov, bakal mampu mencegat target apapun.

“Ini adalah pekerjaan yang tidak pernah berhenti dan akan terus dilaksanakan untuk meningkatkan jangkauan deteksi dan jangkauan rudal dengan kemampuan mencegat target apa pun. Itulah fokus pekerjaan pada S-550,” ujar Chemezov kepada wartawan di sela-sela Dubai Airshow, seperti dikutip dari TASS, Senin (15/11/2021).

Baca: Rusia Bangkitkan Kembali Proyek S-550, Rudal Pencegat Jarak Pendek Era Soviet

Sebelumnya, sebuah sumber yang dekat dengan Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kepada TASS bahwa Angkatan Bersenjata Rusia akan mendapatkan pengiriman pertama sistem pertahanan rudal strategis S-550 sebelum tahun 2025. Perangkat keras untuk S-550 juga dilaporkan telah dibangun.

“S-550 akan menggunakan peluncur bergerak dengan rudal hipersonik. Dan, tidak ada opsi pengiriman laut yang dibayangkan,” kata sumber itu.

Baca: Rusia Klaim S-550 Lebih Efisien Cegat ICBM Ketimbang THAAD dan Aegis Milik AS

Sementara itu, Sergey Shoigu, Kepala Pertahanan Negara, mengatakan pada pertemuan Kementerian Pertahanan, bahwa Presiden Vladimir Putin telah mendorong pengiriman sistem pertahanan udara S-350, S-500 dan S-550 ke Angkatan Bersenjata Rusia.

Sistem intersepsi rudal jarak dekat S-550 telah dikembangkan selama era Soviet pada 1981-1988 oleh sebuah perusahaan yang sekarang dikenal sebagai NPO Almaz. Proyek tersebut, bersama dengan beberapa proyek lainnya, dihentikan sebagai bagian dari perjanjian pertahanan Soviet-AS pada periode itu. Beberapa peralatan sistem dibongkar setelah tahun 1992. Dasar proyek ini hancur setelah runtuhnya Uni Soviet.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved