Traktornya Dipakai Gusur Rumah Warga Palestina, Perusahaan Inggris Diperingatkan
Sabtu, 13 November 2021 - 03:23 WIB
loading...
Traktor buatan JCB digunakan untuk menggusur dan menghancurkan rumah warga Palestina. Foto/bds movement
A
A
A
TEPI BARAT - Perusahaan traktor asal Inggris , JCB, dinyatakan oleh pengawas telah gagal melakukan uji tuntas hak asasi manusia (HAM) atas potensi penggunaan peralatannya dalam pembongkaran rumah-rumah warga Palestina.
“Sangat disayangkan bahwa JCB, yang merupakan produsen produk kelas dunia terkemuka Inggris, tidak mengambil langkah apa pun untuk melakukan uji tuntas hak asasi manusia dalam bentuk apa pun meskipun menyadari dugaan dampak hak asasi manusia yang merugikan dan bahwa produk berpotensi berkontribusi terhadap dampak tersebut,” papar pernyataan pengawas pemerintah Inggris.
Titik Kontak Nasional Inggris (NCP) yang bertugas memastikan perusahaan multinasional Inggris memenuhi pedoman Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan untuk hak asasi manusia, mendesak JCB menyusun kebijakan hak asasi manusia.
Baca juga: Pendiri WikiLeaks Assange Diizinkan Menikah di Penjara Inggris
Kasus ini dibawa ke NCP Inggris pada Desember 2019 oleh Pengacara untuk Hak Asasi Manusia Palestina, yang mengatakan mereka telah mengidentifikasi penggunaan produk JCB dalam “setidaknya 60 dari 266 pembongkaran” dalam satu tahun.
“Sangat disayangkan bahwa JCB, yang merupakan produsen produk kelas dunia terkemuka Inggris, tidak mengambil langkah apa pun untuk melakukan uji tuntas hak asasi manusia dalam bentuk apa pun meskipun menyadari dugaan dampak hak asasi manusia yang merugikan dan bahwa produk berpotensi berkontribusi terhadap dampak tersebut,” papar pernyataan pengawas pemerintah Inggris.
Titik Kontak Nasional Inggris (NCP) yang bertugas memastikan perusahaan multinasional Inggris memenuhi pedoman Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan untuk hak asasi manusia, mendesak JCB menyusun kebijakan hak asasi manusia.
Baca juga: Pendiri WikiLeaks Assange Diizinkan Menikah di Penjara Inggris
Kasus ini dibawa ke NCP Inggris pada Desember 2019 oleh Pengacara untuk Hak Asasi Manusia Palestina, yang mengatakan mereka telah mengidentifikasi penggunaan produk JCB dalam “setidaknya 60 dari 266 pembongkaran” dalam satu tahun.
Lihat Juga :