Viral, Profesor China Jago Kung Fu Duel dengan Perampok di Jalanan AS
Jum'at, 12 November 2021 - 10:20 WIB
loading...
A
A
A
Tidak mengetahui apakah perampok itu memiliki kaki tangan bersenjata di dalam truk, Zhou memutuskan untuk tidak mencoba menangkap perampok itu sendirian.
Setelah menerima bantuan dari beberapa orang yang baik hati di pasar China terdekat, termasuk seorang saksi yang mencatat nomor lisensi truk, Zhou bertemu dengan petugas penghubung masyarakat untuk Los Angeles Chinatown Business Improvement District, dan bersama-sama mereka mengajukan laporan polisi.
Sebuah laporan investigasi dari Departemen Kepolisian Los Angeles mengungkapkan Zhou telah kehilangan barang-barang pribadi senilai USD3.130.
Kemudian, Zhou memperagakan kembali kejadian itu dan merekamnya dengan bantuan penduduk setempat.
Rekaman itu, yang awalnya ditujukan untuk penyelidikan polisi dan pendidikan keselamatan publik bagi masyarakat, kemudian dibagikan secara online dan menjadi trending topic di media sosial.
Terlepas dari popularitasnya, Zhou mengatakan dalam wawancara bahwa tindakannya tidak boleh diadvokasi karena potensi risiko yang terlibat, menambahkan tanggapan awalnya lebih merupakan refleks daripada langkah yang dipikirkan dengan matang.
Namun, dia juga mengatakan bahwa dia tidak panik pada saat kejadian dan tidak boleh terlalu cepat berkompromi atau mundur, karena akan mendorong pelaku di daerah itu untuk melakukan kejahatan yang sama berulang kali.
Setelah menerima bantuan dari beberapa orang yang baik hati di pasar China terdekat, termasuk seorang saksi yang mencatat nomor lisensi truk, Zhou bertemu dengan petugas penghubung masyarakat untuk Los Angeles Chinatown Business Improvement District, dan bersama-sama mereka mengajukan laporan polisi.
Sebuah laporan investigasi dari Departemen Kepolisian Los Angeles mengungkapkan Zhou telah kehilangan barang-barang pribadi senilai USD3.130.
Kemudian, Zhou memperagakan kembali kejadian itu dan merekamnya dengan bantuan penduduk setempat.
Rekaman itu, yang awalnya ditujukan untuk penyelidikan polisi dan pendidikan keselamatan publik bagi masyarakat, kemudian dibagikan secara online dan menjadi trending topic di media sosial.
Terlepas dari popularitasnya, Zhou mengatakan dalam wawancara bahwa tindakannya tidak boleh diadvokasi karena potensi risiko yang terlibat, menambahkan tanggapan awalnya lebih merupakan refleks daripada langkah yang dipikirkan dengan matang.
Namun, dia juga mengatakan bahwa dia tidak panik pada saat kejadian dan tidak boleh terlalu cepat berkompromi atau mundur, karena akan mendorong pelaku di daerah itu untuk melakukan kejahatan yang sama berulang kali.
(min)
Lihat Juga :