Tak Hanya Kapal Induk AS, China Juga Bikin Jet Tempur Siluman F-35 Palsu
Jum'at, 12 November 2021 - 09:24 WIB
loading...
A
A
A
Orang dalam militer yang berbasis di Beijing mengatakan mock-up F-15 dibangun sebagai target darat untuk pasukan roket, dan dapat dilihat sebagai peringatan China kepada negara-negara lain tentang sikap mereka terhadap Taiwan.
Beijing memandang pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu sebagai wilayahnya, untuk ditundukkan dengan paksa jika perlu.
"Ini adalah pelatihan untuk menargetkan pangkalan udara dan pesawat di landasan pacu dengan menembakkan munisi cluster, yang akan merusak keduanya," kata orang dalam militer China, yang meminta anonimitas.
“Tujuan akhir dari pelatihan bukanlah untuk mengambil tindakan tetapi untuk menghalangi upaya pasukan asing untuk campur tangan dalam masalah Taiwan.”
Chang mengatakan pengerahan dan pelatihan PLA baru-baru ini mengindikasikan China membuat persiapan perang yang serius sebagai pencegah.
"(Beijing) tahu bahwa satelit dapat mendeteksi perkembangannya," katanya, seraya menambahkan bahwa kemungkinan akan meningkatkan intimidasi setelah Olimpiade Musim Dingin, yang diselenggarakan pada Februari.
"Sebuah versi perang hibrida China sedang berkembang, meskipun saya masih mengesampingkan kemungkinan konflik skala besar (atas Taiwan)," paparnya.
Beijing memandang pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu sebagai wilayahnya, untuk ditundukkan dengan paksa jika perlu.
"Ini adalah pelatihan untuk menargetkan pangkalan udara dan pesawat di landasan pacu dengan menembakkan munisi cluster, yang akan merusak keduanya," kata orang dalam militer China, yang meminta anonimitas.
“Tujuan akhir dari pelatihan bukanlah untuk mengambil tindakan tetapi untuk menghalangi upaya pasukan asing untuk campur tangan dalam masalah Taiwan.”
Chang mengatakan pengerahan dan pelatihan PLA baru-baru ini mengindikasikan China membuat persiapan perang yang serius sebagai pencegah.
"(Beijing) tahu bahwa satelit dapat mendeteksi perkembangannya," katanya, seraya menambahkan bahwa kemungkinan akan meningkatkan intimidasi setelah Olimpiade Musim Dingin, yang diselenggarakan pada Februari.
"Sebuah versi perang hibrida China sedang berkembang, meskipun saya masih mengesampingkan kemungkinan konflik skala besar (atas Taiwan)," paparnya.
(min)
Lihat Juga :