Rusia Kembangkan Obat Mengandung Antibodi untuk Obati COVID-19

Rabu, 10 November 2021 - 16:22 WIB
loading...
Rusia Kembangkan Obat...
Rusia kembangkan obat mengandung antibodi untuk mengobati COVID-19. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Pusat Penelitian Epidemiologi dan Mikrobiologi Nasional Gamaleya Rusia sedang mengembangkan obat yang mengandung antibodi untuk mengobati pasien virus Corona baru . Hal itu diungkapkan direktur pusat penelitian itu Alexander Gintsburg.

"Saat ini kami sedang mengembangkan antibodi yang dapat diberikan kepada pasien virus Corona dalam bentuk obat," ungkap Gintsburg.

"Kami akan memulai uji klinis pada Januari tahun depan, dan saya berharap kami akan menyelesaikan uji klinis ini dalam tiga hingga empat bulan," tambah Gintsburg seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (10/11/2021).

Mengenai masalah penggunaan vaksin hidung terhadap infeksi virus corona baru daripada vaksinasi biasa, dia mengatakan akan diputuskan selama uji klinis dan belum ada jawaban pasti.

"Pertanyaannya bagus, benar, tidak ada jawaban tegas untuk ini. Selama uji klinis yang telah kami izinkan, salah satu pertanyaan yang akan diselesaikan akan menjadi pertanyaan yang sekarang Anda tanyakan kepada saya," Gintsburg mengatakan ketika ditanya apakah vaksin hidung terhadap COVID-19 dapat menggantikan suntikan atau akan digunakan sebagai suplemen untuk itu, misalnya, selama vaksinasi ulang.

Baca juga: Terjangkit COVID-19, Singapura Tunda Eksekusi Pria Cacat Mental

Pusat Penelitian Gamaleya mengembangkan vaksin pertama di dunia untuk pencegahan COVID-19 yaitu Sputnik V.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Spesifikasi Pesawat...
Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut
Rekomendasi
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved