Pulau Terpencil Ini Jadi Lokasi Medan Perang Satu Lawan Satu Selama Perang Dunia II

Minggu, 07 November 2021 - 17:57 WIB
loading...
A A A
Pulau yang terletak di Laut Bering ini diambil alih oleh Jepang pada Juli 1942 bersama dengan pulau Alaska lainnya, Kisaka.

Sejarawan mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk menciptakan penghalang strategis antara AS dan Rusia, jika nama yang terakhir disebut bergabung dalam perang, dan untuk menghalangi serangan Amerika di Jepang dengan rute yang sama.

Serangan Amerika untuk merebut kembali pulau itu dimulai pada 11 Mei 1943. Namun, operasi itu dilanda kesulitan, dengan kekurangan kapal pendarat, cuaca buruk dan tentara menderita radang dingin.

Orang Jepang di pulau itu tidak melawan pasukan pendarat, malah memilih untuk menggali di tempat yang tinggi jauh dari pantai. Hal ini mengakibatkan pertempuran berdarah dengan korban di AS mencapai 3.929 korban AS, 549 diantaranya tewas, dan 2.035 kematian di kubu Jepang.

Baca juga: Bom Raksasa PD II Seberat 227Kg Ditemukan Masih Aktif dan Diledakkan

Jepang berhasil dikalahkan di Lembah Pembantaian. Setelah kekalahan itu, Amerika membangun Kota Angkatan Laut di dekat Teluk Pembantaian.

Pertempuran berakhir setelah pasukan Jepang yang tersisa menyerang dekat Teluk Pembantaian dengan “serangan banzai” pada 29 Mei tahun itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Celine Evangelista Bantah...
Celine Evangelista Bantah Isu Jadi Istri Kelima, Akui Sudah Punya Pasangan
DPR Minta Komjak Proaktif...
DPR Minta Komjak Proaktif Awasi Penanganan Perkara Febrie Adriansyah
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
Berita Terkini
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved