Inggris Negara Pertama Obati COVID-19 dengan Pil

Kamis, 04 November 2021 - 22:49 WIB
loading...
A A A
Inggris awalnya telah memesan 480.000 molnupiravir untuk diberikan pada akhir tahun, bersama dengan 250.000 obat eksperimental serupa yang saat ini sedang dikembangkan oleh perusahaan obat Amerika Serikat (AS) Pfizer.

Pemerintah Inggris belum mengungkapkan berapa nilai kontrak tersebut. Tetapi pemerintah AS telah melakukan pembelian awal 1,7 juta obat dengan biaya sekitar USD1,2 miliar untuk setiap dosis.

Negara-negara lain termasuk Australia, Singapura dan Korea Selatan telah melakukan perjanjian pembelian.

Persetujuan pil ini datang di tengah kekhawatiran yang meluas atas tingginya tingkat COVID-19, dengan Inggris melihat puluhan ribu kasus dikonfirmasi setiap hari.

Menurut Universitas Johns Hopkins pada hari Rabu saja Inggris mencatat lebih dari 40.800 kasus baru diidentifikasi, dengan jumlah kematian harian mencapai 217. Rata-rata tujuh hari dalam seminggu berada di 39.216 dan 163 kematian per hari.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson sejauh ini menolak seruan untuk menerapkan pendekatan "Rencana B" yang akan melihat kembalinya mandat masker dan jarak sosial setelah pencabutan pembatasan oleh pemerintahnya di Inggris pada bulan Juli.

Baca juga: Produsen Senjata AS Cemas, Ribuan Karyawan Tak Bisa Kerja karena Ogah Divaksin
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Spanyol Selidiki Kepala...
Spanyol Selidiki Kepala Staf Militer Israel terkait Penangkapan Aktivis Global Flotilla
Rekomendasi
Akademi Persib Bandung...
Akademi Persib Bandung dan Putri Garut Berebut Gelar Juara U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
Pukat UGM: Penetapan...
Pukat UGM: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bisa Gugur Bila Tanpa Pemeriksaan
Berita Terkini
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved