Penjelasan Kapal Selam Nuklir AS Canggih tapi Tabrak Gunung Bawah Laut

Kamis, 04 November 2021 - 14:12 WIB
loading...
Penjelasan Kapal Selam...
USS Connecticut, kapal selam bertenaga nuklir AS yang terlibat tabrakan dengan objek misterius di bawah Laut China Selatan pada 2 Oktober 2021. Foto/Twitter/@USPacificFleet
A A A
BEIJING - Kapal selam bertenaga nuklir Amerika Serikat (AS), USS Connecticut, menabrak gunung di bawah laut di Laut China Selatan bulan lalu. Mantan perwira perang kapal selam Amerika memberikan penjelasan bagaimana bisa kapal yang canggih itu bisa menabrak gunung.

USS Connecticut adalah kapal selam serang bertenaga nuklir kelas Seawolf. Harga kapal tersebut senilai USD3 miliar atau lebih dari Rp43 triliun.

Baca juga: Jenderal Tertinggi Pentagon: Dunia Kini Miliki 3 Kekuatan Besar, AS Ditantang

Pejabat pertahanan Amerika sudah mengklarifikasi kepada Associated Press bahwa kapal selam itu memang menabrak gunung bawah laut di Laut China Selatan.

Insiden itu menyebabkan kerusakan yang belum ditentukan dan melukai selusin anggota awak.

“Sangat jarang hal ini terjadi,” kata Bryan Clark, mantan perwira perang kapal selam Angkatan Laut AS dan ahli pertahanan di Hudson Institute, kepada Insider, Kamis (4/11/2021).

"Ada banyak perencanaan hati-hati yang masuk ke dalam operasi ini."

"Anda melakukan perencanaan yang cermat untuk mencari tahu apa peta atau bagan terbaik yang kami miliki di area tersebut, apa rencana kami di mana kami akan beroperasi dalam hal kedalaman, apa risikonya jika ada sesuatu yang belum dipetakan di bagian bawah, apakah itu gunung bawah laut atau tumpukan kontainer atau semacamnya, dan bagaimana menghindari area yang cenderung memiliki bahaya semacam itu," paparnya.

Tetapi, kata Clark, terkadang kemungkinan tak terduga memaksa perubahan dalam rencana, terkadang bagan tidak sebaik yang seharusnya, dan terkadang pelaut membuat kesalahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Iran-Israel Perang Lagi,...
Iran-Israel Perang Lagi, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara
Rekomendasi
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Makin Panas, Kuasa Hukum...
Makin Panas, Kuasa Hukum Ruben Onsu Sebut Permintaan Maaf Sarwendah Tidak Tulus
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
Berita Terkini
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Infografis
Lawan Houthi, AS akan...
Lawan Houthi, AS akan Kerahkan Kapal Induk Nuklir Kedua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved