Heboh Posting Twitter Sebut Erdogan Meninggal, Polisi Turki Turun Tangan

Kamis, 04 November 2021 - 07:34 WIB
loading...
Heboh Posting Twitter...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Serangkaian posting di Twitter yang menyebut Erdogan meninggal telah menghebohkan publik Turki. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Publik Turki dihebohkan dengan postingdi Twitter yang menyebut Presiden Recep Tayyip Erdogan telah meninggal. Polisi setempat turun tangan dengan menindak 30 orang yang dituduh terlibat penyebaran konten disinformasi, manipulatif dan penghinaan.

Serangkaian posting Twitter yang menyebut Erdogan meninggal itu muncul setelah video yang viral menunjukkan presiden terlihat kesulitan berjalan.

Ke-30 orang yang terlibat penyebaran posting Twitter itu telah ditetapkan sebagai tersangka dan sedang diselidiki.

Baca juga: Jenderal Tertinggi Pentagon: Dunia Kini Miliki 3 Kekuatan Besar dan AS Ditantang

Polisi, seperti dikutip Sputniknews, Kamis (4/11/2021), mengatakan 30 tersangka telah berbagi posting di Twitter menggunakan tanda pagar (tagar) "olmus", yang bila diterjemahkan bermakna "dikatakan sudah mati".

Tagar “olmus” sempat menjadi trending topic di Twitter Turki, dengan satu pengguna men-tweet: “Jaringan berita Turki, jika seseorang menggigit di jalan, mereka akan segera melaporkan sampai malam tiba...Dalam 24 jam terakhir, kematian Erdogan telah memekakkan telinga di media sosial. Semua jaringan berita tidur. Mereka tidak mengonfirmasi atau menyangkal. Mereka tidak mengatakan apa-apa.”

Dalam beberapa bulan terakhir, bukti yang bermunculan menyatakan bahwa presiden Turki sedang sakit setelah serangkaian video muncul di mana pemimpin Turki itu tidak terlihat baik.

Dalam rekaman baru-baru ini yang diambil pada hari Jumat pada peringatan ulang tahun ke-98 berdirinya Republik Turki, Erdogan terlihat berjalan dan terlihat tidak stabil di kakinya, yang menimbulkan kekhawatiran yang lebih jelas yang memicu konspirasi atas dugaan kematiannya.

Kantor Presiden Turki, bagaimanapun, membantah ada masalah kesehatan pada Erdogan. Kantor itu juga meluncurkan proses hukum terhadap individu yang menyebarkan desas-desus yang dituduhkan.

Baca juga: Seorang Ayah Habisi Pacar Putrinya karena Menjualnya ke Pedagang Seks

Fahrettin Altun, Direktur Komunikasi Republik Turki, mem-posting video di Twitter hari Rabu tentang Erdogan berjalan lebih kuat setelah perjalanan pesawat dari Istanbul ke Ankara, dengan judul “Trust the friend, fear the enemy.”

Pengguna Twitter, Yakup Ozturk, mengomentari video tersebut dengan mengatakan, “Bahkan berita palsu tentang kesehatannya, Bursa Efek Istanbul ambruk, Lira Turki kehilangan nilainya. Semua orang harus mengerti!”

Presiden Erdogan membuat pernyataan kepada pers pada hari Rabu, setelah menerima Duta Besar Ukraina Vasyl Bodnar di Kompleks Kepresidenan.

Dia mengikuti isu yang berkembang dengan tweet yang di-posting di akun Twitter-nya yang berbunyi: “Seperti yang telah kami lakukan sejak 3 November 2002, #MilleteHizmetYolunda Kami akan terus bekerja tanpa henti dan berjalan di jalan bersama Bangsa kami.”

Tagar itu bila diterjemahkan bermakna “dalam perjalanan pengabdian kepada bangsa.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
Presiden Turki Sebut...
Presiden Turki Sebut Israel Organisasi Teroris Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved