Gertak Lawan, Kapal Perang Siluman AS Zumwalt akan Dipasangi Rudal Hipersonik
Rabu, 03 November 2021 - 08:27 WIB
loading...
A
A
A
Pekan lalu, Angkatan Laut mengatakan kepada Naval News bahwa nasib AGS akhirnya telah ditentukan: mulai tahun fiskal 2024, unit-unit yang menampung dua meriam besar akan dicabut dari tiga kapal perang seluruhnya dan diganti dengan lebih banyak tabung rudal yang membawa rudal hipersonik Intermediate- Range Conventional Prompt Strike (IRCPS atau hanya CPS).
Angkatan Laut mengatakan telah memulai "upaya perencanaan rekayasa" untuk mengganti AGS, tetapi mencatat bahwa ruang tersebut hanya akan digunakan untuk tabung VLS hipersonik.
Militer AS tidak menjawab pertanyaan tentang berapa banyak tabung VLS hipersonik yang akan dibawanya.
Namun, perkiraan anggaran yang dirilis pada Juni menunjukkan setiap kapal perusak akan mendapatkan 12 tabung seperti itu, yang disebut “Modul Muatan Lanjutan.”
Angkatan Darat dan Angkatan Laut AS melakukan tes bersama IRCPS di Hawaii pada Maret 2020, meskipun Pentagon merilis beberapa detail tentang tes tersebut, termasuk kecepatan dan jarak yang dicapai.
Angkatan Darat dan Angkatan Laut akan menggunakan Common-Hypersonic Glide Body (C-HGB) yang sama untuk rudal hipersonik yang diluncurkan di permukaan.
Untuk Angkatan Darat, rudal yang ditembakkan hanya bernama Long-Range Hypersonic Weapon (LRHW) dan memiliki jangkauan 1.700 mil.
Senjata hipersonik bergerak lebih cepat dari Mach 5, atau 3.800 mil per jam, membuatnya jauh lebih cepat daripada rudal standar.
Angkatan Laut mengatakan telah memulai "upaya perencanaan rekayasa" untuk mengganti AGS, tetapi mencatat bahwa ruang tersebut hanya akan digunakan untuk tabung VLS hipersonik.
Militer AS tidak menjawab pertanyaan tentang berapa banyak tabung VLS hipersonik yang akan dibawanya.
Namun, perkiraan anggaran yang dirilis pada Juni menunjukkan setiap kapal perusak akan mendapatkan 12 tabung seperti itu, yang disebut “Modul Muatan Lanjutan.”
Angkatan Darat dan Angkatan Laut AS melakukan tes bersama IRCPS di Hawaii pada Maret 2020, meskipun Pentagon merilis beberapa detail tentang tes tersebut, termasuk kecepatan dan jarak yang dicapai.
Angkatan Darat dan Angkatan Laut akan menggunakan Common-Hypersonic Glide Body (C-HGB) yang sama untuk rudal hipersonik yang diluncurkan di permukaan.
Untuk Angkatan Darat, rudal yang ditembakkan hanya bernama Long-Range Hypersonic Weapon (LRHW) dan memiliki jangkauan 1.700 mil.
Senjata hipersonik bergerak lebih cepat dari Mach 5, atau 3.800 mil per jam, membuatnya jauh lebih cepat daripada rudal standar.
Lihat Juga :