Kapal Selam Alami Kerusakan Tabrak Benda Misterius di LCS, Pejabat AS Kelimpungan
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 22:29 WIB
loading...
Pejabat AS kelimpungan untuk memperbaiki kapal selam USS Connecticut yang mengalami kerusakan akibat menabrak benda misterius di Laut China Selatan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
WASHINGTON - Kapal selam Amerika Serikat (AS) USS Connecticut mengalami kerusakan pada bagian depan dan tangki pemberatnya setelah menabrak benda tak dikenal di Laut China Selatan (LCS) awal bulan ini. Hal itu diungkapkan sebuah sumber yang dikatakan mengetahui penilaian kerusakan awal yang dilakukan oleh Angkatan Laut AS kepada USNI News.
Di kapal selam, tangki pemberat digunakan untuk mengontrol daya apung kapal. Tangki dibanjiri air saat kapal selam perlu tenggelam, dan dibersihkan dari air menggunakan udara bertekanan tinggi untuk membuatnya kembali mengapung.
Sumber outlet media itu menekankan bahwa reaktor nuklir dan sistem propulsi kapal selam tidak terganggu dalam insiden tersebut. Mereka tidak mengomentari apakah tabung torpedo kapal selam, yang terletak di bagian depan kapal kelas Seawolf, terpengaruh.
Sumber mengatakan kepada USNI News bahwa Angkatan Laut masih belum yakin apa yang dilakukan USS Connecticut selama patroli Laut China Selatan, tanpa objek yang "ditentukan secara pasti". Awal bulan ini, Politico melaporkan bahwa kapal selam itu mungkin menabrak fitur alam bawah laut. Namun, veteran Rusia, laksamana dan mantan komandan Armada Baltik Rusia Vladimir Valuyev mengatakan kepada Sputnik bahwa sistem navigasi kapal selam yang canggih seharusnya bisa mengesampingkan tabrakan dengan terumbu bawah laut atau formasi batuan.
Komando Sistem Laut Angkatan Laut dikatakan melanjutkan evaluasi ruang lingkup kerusakan.
Baca juga: Segitiga Sensitif Ini Diduga Lokasi Tabrakan Kapal Selam Nuklir AS dengan Objek Misterius
Di kapal selam, tangki pemberat digunakan untuk mengontrol daya apung kapal. Tangki dibanjiri air saat kapal selam perlu tenggelam, dan dibersihkan dari air menggunakan udara bertekanan tinggi untuk membuatnya kembali mengapung.
Sumber outlet media itu menekankan bahwa reaktor nuklir dan sistem propulsi kapal selam tidak terganggu dalam insiden tersebut. Mereka tidak mengomentari apakah tabung torpedo kapal selam, yang terletak di bagian depan kapal kelas Seawolf, terpengaruh.
Sumber mengatakan kepada USNI News bahwa Angkatan Laut masih belum yakin apa yang dilakukan USS Connecticut selama patroli Laut China Selatan, tanpa objek yang "ditentukan secara pasti". Awal bulan ini, Politico melaporkan bahwa kapal selam itu mungkin menabrak fitur alam bawah laut. Namun, veteran Rusia, laksamana dan mantan komandan Armada Baltik Rusia Vladimir Valuyev mengatakan kepada Sputnik bahwa sistem navigasi kapal selam yang canggih seharusnya bisa mengesampingkan tabrakan dengan terumbu bawah laut atau formasi batuan.
Komando Sistem Laut Angkatan Laut dikatakan melanjutkan evaluasi ruang lingkup kerusakan.
Baca juga: Segitiga Sensitif Ini Diduga Lokasi Tabrakan Kapal Selam Nuklir AS dengan Objek Misterius
Lihat Juga :