Kisah Tragis Marie Antoinette, Ratu Prancis Ikon Kecantikan yang Dikubur Tanpa Nisan
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 09:39 WIB
loading...
A
A
A
Ketika Revolusi Prancis bergejolak di tahun 1789, rakyat mulai menyalahkan pemerintahan Raja Louis XVI yang dianggap tidak kompeten mengatur keuangan negara.
Prancis mengalami krisis moneter yang cukup parah. Sang Raja beserta para penasehatnya mengatur strategi untuk mengatasi permasalahan ini. Namun, rakyat tetap menunjukkan keberatannya.
Masyarakat Prancis bahkan curiga, jika pihak kerajaan bersekongkol dengan negara lain seperti Austria untuk melawan rakyat. Terlebih, Marie berasal dari Austria. Sikap borosnya juga dijadikan kambing hitam atas semua permasalahan yang menimpa Prancis.
Akhirnya, sang Raja diadili rakyatnya sendiri pada Januari 1793 karena dianggap bekerjasama dengan negeri asing. Ia dipenggal di Place de la Révolution.
Nasib nahas juga dialami istrinya, Marie. Menerima banyak fitnah, seperti melakukan pergaulan bebas hingga pelecehan seksual, Marie ikut dipenggal pada Oktober 1793 di tempat yang sama.
Setelah dibunuh, jasad Marie dikebumikan di belakang gereja. Namun, tanpa adanya penanda atau nisan yang terpasang. Tak adanya batu nisan pada makamnya merupakan akhir tragis bagi seorang wanita tersohor yang jadi ikon kecantikan.
Prancis mengalami krisis moneter yang cukup parah. Sang Raja beserta para penasehatnya mengatur strategi untuk mengatasi permasalahan ini. Namun, rakyat tetap menunjukkan keberatannya.
Masyarakat Prancis bahkan curiga, jika pihak kerajaan bersekongkol dengan negara lain seperti Austria untuk melawan rakyat. Terlebih, Marie berasal dari Austria. Sikap borosnya juga dijadikan kambing hitam atas semua permasalahan yang menimpa Prancis.
Akhirnya, sang Raja diadili rakyatnya sendiri pada Januari 1793 karena dianggap bekerjasama dengan negeri asing. Ia dipenggal di Place de la Révolution.
Nasib nahas juga dialami istrinya, Marie. Menerima banyak fitnah, seperti melakukan pergaulan bebas hingga pelecehan seksual, Marie ikut dipenggal pada Oktober 1793 di tempat yang sama.
Setelah dibunuh, jasad Marie dikebumikan di belakang gereja. Namun, tanpa adanya penanda atau nisan yang terpasang. Tak adanya batu nisan pada makamnya merupakan akhir tragis bagi seorang wanita tersohor yang jadi ikon kecantikan.
(sya)
Lihat Juga :