Mantan Jenderal: Turki Seharusnya Tak Mengalah pada Tuntutan AS Soal S-400
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 07:25 WIB
loading...
A
A
A
Dia percaya AS tidak akan setuju mengadakan putaran pembicaraan lagi jika tidak merasakan semacam "keuntungan" untuk dirinya sendiri.
Baca juga: Bos Raytheon: AS Tertinggal Beberapa Tahun dari China dalam Teknologi Senjata Hipersonik
“Dan tujuan utama mereka dalam hubungan dengan Ankara adalah mencegah Turki menggunakan sistem pertahanan udara S-400 yang dibeli dari Rusia yang bertentangan dengan keinginan Washington,” papar Baburoglu.
Menurut pendapatnya, "sama sekali tidak ada negara" yang dengan sukarela menolak menggunakan sistem pertahanan udara senilai USD2,5 miliar dolar hanya dengan "keinginan AS".
“Sebaliknya Turki harus menyebarkannya, karena itu diperoleh untuk mengatasi ancaman dan tantangan yang ada,” ungkap dia. Namun, pada saat yang sama, Baburoglu khawatir Ankara akan bertindak berbeda.
“Namun, ada bahaya bahwa Turki akan mengikuti jalan memenuhi tuntutan AS. Itu akan menjadi langkah yang salah. Ankara seharusnya memperkirakan kemungkinan sanksi AS sejak awal, ketika membeli sistem ini (dari Rusia)," ujar dia.
Baca juga: Bos Raytheon: AS Tertinggal Beberapa Tahun dari China dalam Teknologi Senjata Hipersonik
“Dan tujuan utama mereka dalam hubungan dengan Ankara adalah mencegah Turki menggunakan sistem pertahanan udara S-400 yang dibeli dari Rusia yang bertentangan dengan keinginan Washington,” papar Baburoglu.
Menurut pendapatnya, "sama sekali tidak ada negara" yang dengan sukarela menolak menggunakan sistem pertahanan udara senilai USD2,5 miliar dolar hanya dengan "keinginan AS".
“Sebaliknya Turki harus menyebarkannya, karena itu diperoleh untuk mengatasi ancaman dan tantangan yang ada,” ungkap dia. Namun, pada saat yang sama, Baburoglu khawatir Ankara akan bertindak berbeda.
“Namun, ada bahaya bahwa Turki akan mengikuti jalan memenuhi tuntutan AS. Itu akan menjadi langkah yang salah. Ankara seharusnya memperkirakan kemungkinan sanksi AS sejak awal, ketika membeli sistem ini (dari Rusia)," ujar dia.
Lihat Juga :