Sebut Houthi Membela Diri dari Agresi, Menteri Lebanon Bikin Arab Saudi Naik Pitam

Kamis, 28 Oktober 2021 - 00:37 WIB
loading...
A A A
Menanggapi hal itu, Kurdahi mengatakan komentar itu dibuat pada bulan Agustus, sebelum dia diangkat menjadi menteri. Meski begitu ia membantah melakukan telah kesalahan dan tidak akan meminta maaf.

“Saya tidak (bermaksud) mengambil sikap dalam apa yang saya katakan tentang perang Yaman, saya mengatakannya dengan sikap bersahabat karena saya menentang konflik Arab-Arab. Saya tidak pernah menyerang Arab Saudi atau (Uni Emirat Arab) dan Saya menganggap mereka sebagai negara kedua saya," kata Kurdahi saat konferensi pers, seperti dikutip dari Al Araby, Kamis (28/10/2021).

Ia pun menegaskan tidak akan mundur dan menolak untuk "diberi instruksi", di tengah seruan agar dia mundur.

Baca juga: Krisis Listrik Sebabkan Meningkatnya Kasus Keracunan Makanan di Lebanon

Sebelumnya, mantan Menteri Luar Negeri Lebanon Charbel Wehbe berhenti dari jabatannya di bawah tekanan pada Mei lalu setelah menyerang Arab Saudi selama wawancara televisi.

Dia menuduh Riyadh dan negara-negara Teluk lainnya membantu kelompok Negara Islam (ISIS) bangkit di wilayah tersebut, menyoroti pembunuhan jurnalis Saudi Jamal al-Khashoggi di Turki pada 2018 lalu, dan menyebut Arab Saudi sebagai "badui", dengan cara yang dimaksudkan sebagai penghinaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Pria Mudah Lelah dan...
Pria Mudah Lelah dan Mengantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tanda Testosteron Rendah
Berita Terkini
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Infografis
Mohammed bin Salman,...
Mohammed bin Salman, dari Konsultan menjadi PM Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved