Ungkap Kasus Lama, Ajudan Hillary Clinton Mengaku Pernah Alami Serangan Seksual dari Senator AS
Rabu, 27 Oktober 2021 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
“Saya akhirnya berjalan keluar dengan salah satu senator, dan segera kami berhenti di depan gedungnya dan dia mengundang saya masuk untuk minum kopi. Begitu masuk, dia menyuruh saya untuk membuat diri saya nyaman di sofa,” tulis Abedin dalam bukunya.
Baca: Senator Brazil Simpan Uang Korupsi di Celana Dalam yang Dikenakan
Dia menuturkan, sang senator melepas blazernya, menyingsingkan lengan bajunya dan membuat kopi sambil terus berbicara. “Lalu, dalam sekejap semuanya berubah. Dia menjatuhkan diri ke kananku, melingkarkan lengan kirinya di bahuku, dan menciumku, mendorong lidahnya ke dalam mulutku, menekanku kembali ke sofa,” papar Abedin.
“Saya sangat terkejut, saya mendorongnya menjauh. Yang saya inginkan hanyalah 10 detik terakhir terhapus,” tulisnya. Menurut Abedin, sang senator tampak terkejut, lalu meminta maaf dan mengatakan bahwa dia selama ini “telah salah membaca”.
Saat Abedin mempertimbangkan bagaimana pergi “tanpa akhir yang buruk”, sang senator bertanya apakah dia ingin tinggal. “Kemudian saya mengatakan sesuatu yang hanya akan muncul dari versi saya yang berusia dua puluhan – 'Maafkan saya' – dan berjalan keluar, berusaha tampil sesantai mungkin,” tulisnya.
Baca: Senator Brazil Simpan Uang Korupsi di Celana Dalam yang Dikenakan
Dia menuturkan, sang senator melepas blazernya, menyingsingkan lengan bajunya dan membuat kopi sambil terus berbicara. “Lalu, dalam sekejap semuanya berubah. Dia menjatuhkan diri ke kananku, melingkarkan lengan kirinya di bahuku, dan menciumku, mendorong lidahnya ke dalam mulutku, menekanku kembali ke sofa,” papar Abedin.
“Saya sangat terkejut, saya mendorongnya menjauh. Yang saya inginkan hanyalah 10 detik terakhir terhapus,” tulisnya. Menurut Abedin, sang senator tampak terkejut, lalu meminta maaf dan mengatakan bahwa dia selama ini “telah salah membaca”.
Saat Abedin mempertimbangkan bagaimana pergi “tanpa akhir yang buruk”, sang senator bertanya apakah dia ingin tinggal. “Kemudian saya mengatakan sesuatu yang hanya akan muncul dari versi saya yang berusia dua puluhan – 'Maafkan saya' – dan berjalan keluar, berusaha tampil sesantai mungkin,” tulisnya.
Lihat Juga :