Pengadilan Belanda: Harta Karun Emas Crimea Harus Dikembalikan ke Ukraina!
Rabu, 27 Oktober 2021 - 00:38 WIB
loading...
A
A
A
“Meskipun benda-benda itu berasal dari Crimea,” kata hakim, menurut sebuah video yang di-posting oleh kantor berita Rusia, RIA Novosti, “mereka adalah bagian dari warisan Ukraina setelah merdeka pada tahun 1991.”
Menurut RIA Novosti, hakim mengatakan putusannya dapat diajukan banding ke Mahkamah Agung Belanda.
Seorang pengacara untuk museum Crimea yang dikuasai Rusia mengatakan kepada RIA Novosti bahwa mereka memiliki waktu tiga bulan untuk mengajukan banding atas putusan tersebut, dalam hal ini pembahasan dapat berlangsung satu tahun lagi.
Anggota Parlemen Rusia dan direktur museum Crimea dengan cepat mengecam putusan pengadilan Belanda. Sedangkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy bersumpah untuk "mengembalikan Crimea" seperti halnya emas Scythian.
Empat museum Crimea mengajukan gugatan hukum bersama tujuh tahun lalu untuk memaksa Museum Allard Pierson mengembalikan koleksi bersejarah artefak arkeologi yang dijuluki "Emas Scythian" ke Crimea.
Koleksi yang mengesankan mencakup artefak abad ke-2 Sebelum Masehi (SM) hingga akhir abad pertengahan, ketika Crimea berada di persimpangan rute perdagangan kuno melalui daerah yang didominasi oleh orang Skit.
Menurut RIA Novosti, hakim mengatakan putusannya dapat diajukan banding ke Mahkamah Agung Belanda.
Seorang pengacara untuk museum Crimea yang dikuasai Rusia mengatakan kepada RIA Novosti bahwa mereka memiliki waktu tiga bulan untuk mengajukan banding atas putusan tersebut, dalam hal ini pembahasan dapat berlangsung satu tahun lagi.
Anggota Parlemen Rusia dan direktur museum Crimea dengan cepat mengecam putusan pengadilan Belanda. Sedangkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy bersumpah untuk "mengembalikan Crimea" seperti halnya emas Scythian.
Empat museum Crimea mengajukan gugatan hukum bersama tujuh tahun lalu untuk memaksa Museum Allard Pierson mengembalikan koleksi bersejarah artefak arkeologi yang dijuluki "Emas Scythian" ke Crimea.
Koleksi yang mengesankan mencakup artefak abad ke-2 Sebelum Masehi (SM) hingga akhir abad pertengahan, ketika Crimea berada di persimpangan rute perdagangan kuno melalui daerah yang didominasi oleh orang Skit.
Lihat Juga :