Kaget Ditagih Pajak Rp6,5 Miliar, Tukang Becak Lapor Polisi

Rabu, 27 Oktober 2021 - 00:16 WIB
loading...
Kaget Ditagih Pajak...
Pratap Singh, tukang becak di India kaget ditagih pajak senilai lebih dari Rp6,5 miliar. Foto/Times of India
A A A
NEW DELHI - Seorang pengemudi becak elektronik asal Uttar Pradesh, India , kaget setelah menerima pemberitahuan dari departemen pajak penghasilan bahwa dia harus membayar pajak Rs3,47 crore (Rs34.754.896) atau lebih dari Rp6,5 miliar. Tukang becak itu pun melapor ke polisi.

Pratap Singh, seorang warga desa Bakalpur, telah mengadukan masalah itu polisi. Namun, tidak ada Laporan Informasi Pertama (FIR)—laporan polisi di India—yang diajukan terhadap departemen pajak.

Baca juga: Cerita Gairah Seks Raja Juan Carlos Meledak-ledak, Tiduri Hampir 5.000 Wanita

Inspektur polisi setempat, MP Singh, mengatakan kepada Times of India, Selasa (26/10/2021) bahwa polisi menemukan sebuah perusahaan yang berbasis di Delhi terdaftar dengan PAN (Permanent Account Number)—di Indonesia dikenal sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama Pratap Singh.

FIR, kata Singh, akan diajukan berdasarkan bukti lebih lanjut yang dikumpulkan.

Singh telah menerima telepon dari departemen pajak penghasilan pada 19 Oktober 2021, memintanya untuk hadir di kantornya. Ketika datang, dia disajikan pemberitahuan penagihan pajak sebesar Rs3,47 crore.

“Saya telah mengendarai becak elektronik selama empat tahun terakhir dan mendapatkan Rs 400-500 sehari, yang hampir tidak cukup untuk memberi makan lima anggota keluarga. Saya bahkan tidak bisa memikirkan jumlah seperti itu," katanya.

Baca juga: Heboh, Wanita Ini Berbagi Suami dengan Ibu dan Adiknya

Departemen pajak penghasilan menyarankan dia untuk mengajukan pengaduan polisi karena seseorang telah mengambil nomor GST (goods and services tax) terhadap kartu PAN-nya dan menjalankan bisnis yang memiliki omset Rs43,4 crore pada 2018-2019, dan bertanggung jawab untuk membayar pajak hampir Rs3,5 crore.

“Informasi diterima di portal Insight di bawah risiko tinggi tanpa kasus pelapor dimana telah ditunjukkan bahwa penilai melaporkan omset Rs43,44 crore di GSTR-1. Namun, pajak yang dinilai tidak diajukan dalam ITR-nya dalam batas waktu pengajuan," bunyi penilaian oleh departemen pajak.

Singh telah mengajukan permohonan kartu PAN di Jan Suvidha Kendra, Bakalpur, pada Maret 2018 dan diberi tahu bahwa ia akan menerimanya setelah satu bulan.

Ketika dia tidak menerima kartu PAN, dia telah menghubungi pusat dan telah menerima fotokopi berwarna kartu PAN dari seorang pria bernama Sanjay Singh.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved