Dorong Partisipasi Taiwan di PBB, AS Dapat Peringatan Halus dari Xi Jinping
Selasa, 26 Oktober 2021 - 21:04 WIB
loading...
Presiden China Xi Jinping mengirim peringatan halus kepada AS yang mendorong partisipasi Taiwan di PBB. Foto/Reuters
A
A
A
BEIJING - Pemimpin China Xi Jinping memberikan peringatan halus kepada Amerika Serikat (AS) yang mendorong partisipasi Taiwan di PBB dalam sebuah pidato.
“China secara konsisten mengejar kebijakan perdamaian luar negeri yang independen, menegakkan keadilan dan dengan tegas menentang hegemonisme dan politik kekuasaan,” katanya, tanpa menyebut nama AS.
"Aturan internasional hanya dapat dibuat oleh 193 Negara Anggota PBB bersama-sama, tidak diputuskan oleh masing-masing negara atau blok," tambah Xi Jinping seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (26/10/2021).
Jinping sendiri memuji kontribusi besar Beijing terhadap kemajuan hak asasi manusia di China dan luar negeri. Dia mengatakan China akan tetap berkomitmen pada jalur pembangunan damai dan selalu menjadi pembangun perdamaian dunia.
Baca juga: Bela China, Korut Kecam Dukungan AS untuk Taiwan
Xi Jinping berbicara panjang lebar untuk menandai setengah abad Republik Rakyat China (RRC) di PBB, setelah pengusiran kepemimpinan Taiwan dari badan pemerintahan global pada 25 Oktober 1971. Penugasan kembali China terjadi setelah pengesahan Resolusi Majelis Umum PBB 2758, yang mengakui RRC tetapi tidak mengatakan apa pun tentang status Taiwan, yang telah memerintah dirinya sendiri selama lebih dari tujuh dekade.
“China secara konsisten mengejar kebijakan perdamaian luar negeri yang independen, menegakkan keadilan dan dengan tegas menentang hegemonisme dan politik kekuasaan,” katanya, tanpa menyebut nama AS.
"Aturan internasional hanya dapat dibuat oleh 193 Negara Anggota PBB bersama-sama, tidak diputuskan oleh masing-masing negara atau blok," tambah Xi Jinping seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (26/10/2021).
Jinping sendiri memuji kontribusi besar Beijing terhadap kemajuan hak asasi manusia di China dan luar negeri. Dia mengatakan China akan tetap berkomitmen pada jalur pembangunan damai dan selalu menjadi pembangun perdamaian dunia.
Baca juga: Bela China, Korut Kecam Dukungan AS untuk Taiwan
Xi Jinping berbicara panjang lebar untuk menandai setengah abad Republik Rakyat China (RRC) di PBB, setelah pengusiran kepemimpinan Taiwan dari badan pemerintahan global pada 25 Oktober 1971. Penugasan kembali China terjadi setelah pengesahan Resolusi Majelis Umum PBB 2758, yang mengakui RRC tetapi tidak mengatakan apa pun tentang status Taiwan, yang telah memerintah dirinya sendiri selama lebih dari tujuh dekade.
Lihat Juga :