Lebanon Legalkan Pertanian Ganja untuk Tujuan Medis

Rabu, 22 April 2020 - 13:01 WIB
loading...
Lebanon Legalkan Pertanian...
Petani memeriksa tanaman ganja di Baalbek, Lebanon. Foto/REUTERS/Mohamed Azakir
A A A
BEIRUT - Parlemen Lebanon melegalkan pertanian ganja untuk penggunaan medis. Ganja dianggap berpotensi untuk ekspor demi membantu memulihkan perekonomian negara itu.

Saat ini Lebanon sangat membutuhkan mata uang asing saat negara itu mengalami krisis keuangan. Meski menanam ganja dianggap illegal di Lebanon, tanaman itu banyak ditanam secara terbuka di Lembah Bekaa yang subur.

“Keputusan parlemen benar-benar didorong oleh motif ekonomi, tak ada yang lain,” kata Alain Aoun, anggota parlemen dari Gerakan Patriotik Bebas yang didirikan Presiden Michel Aoun.

Dia menambahkan, “Kami memiliki tanggung jawab moral dan sosial tapi hari ini ada keharusan membantu ekonomi dengan cara apapun.”

Menurut dia, langkah ini akan memberi pendapatan pemerintah dan mengembangkan sektor pertanian. “Kami tidak ingin spekulasi tentang angka, tapi lebih baik mencoba,” tutur dia.

Hizbullah menjadi satu-satunya partai yang menentang pengesahan legislasi ini saat sidang parlemen pada Selasa (21/4).

Ide melegalkan penanaman ganja bertujuan menghasilkan produk obat bernilai tambah tinggi untuk ekspor, seperti laporan perusahaan konsultan McKinsey yang dibiayai Lebanon pada 2018.

Bulan lalu, kepolisian Lebanon menyita sekitar 25 ton ganja yang akan diselundupkan ke Afrika.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved