Parah! Semua Pekerja Wanita Asal Thailand Alami Pelecehan Seksual di Israel
Selasa, 26 Oktober 2021 - 08:22 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Liar! Legenda NBA Ini Disebut Pernah Tiduri 20.000 Wanita, Hobi Main Threesome
"Negara Israel telah meninggalkan wanita-wanita ini," ungkap Kurlander di Jerusalem Post.
Dia menambahkan, "Seorang wanita yang ingin mengeluh tidak memiliki tindakan yang jelas."
Temuan yang mengejutkan ini, bagaimanapun, tidak sepenuhnya terwakili dalam statistik pemerintah yang telah gagal memahami sepenuhnya krisis tersebut.
Saat ini, tampaknya tidak ada sarana yang layak dan aman bagi para pekerja asing yang menjadi korban pelecehan seksual untuk mengajukan pengaduan. Kekhawatiran utama bagi pekerja asing adalah dampak dari berbicara pada pihak berwenang Israel.
Kekhawatiran yang dihadapi oleh pekerja migran adalah akan kehilangan pekerjaan dan tempat tinggal mereka setelah pengaduan pelecehan disorot media.
“Jika seorang pekerja asing diharuskan berhenti dari pekerjaannya karena pengaduan yang dia ajukan, dia sebenarnya juga kehilangan tempat tinggalnya,” ujar Shiri Lev-Ran, komisaris hak-hak pekerja asing di Kementerian Ekonomi Israel.
"Negara Israel telah meninggalkan wanita-wanita ini," ungkap Kurlander di Jerusalem Post.
Dia menambahkan, "Seorang wanita yang ingin mengeluh tidak memiliki tindakan yang jelas."
Temuan yang mengejutkan ini, bagaimanapun, tidak sepenuhnya terwakili dalam statistik pemerintah yang telah gagal memahami sepenuhnya krisis tersebut.
Saat ini, tampaknya tidak ada sarana yang layak dan aman bagi para pekerja asing yang menjadi korban pelecehan seksual untuk mengajukan pengaduan. Kekhawatiran utama bagi pekerja asing adalah dampak dari berbicara pada pihak berwenang Israel.
Kekhawatiran yang dihadapi oleh pekerja migran adalah akan kehilangan pekerjaan dan tempat tinggal mereka setelah pengaduan pelecehan disorot media.
“Jika seorang pekerja asing diharuskan berhenti dari pekerjaannya karena pengaduan yang dia ajukan, dia sebenarnya juga kehilangan tempat tinggalnya,” ujar Shiri Lev-Ran, komisaris hak-hak pekerja asing di Kementerian Ekonomi Israel.
Lihat Juga :