17 Tahun Disiksa Brutal di Guantanamo Tanpa Dakwaan, Sopir Taksi Ini Baru Dibebaskan

Senin, 25 Oktober 2021 - 16:06 WIB
loading...
A A A
Kasusnya menarik perhatian internasional, dan pada 2018, Rabbani menulis pengakuan yang diterbitkan di Los Angeles Times yang menggambarkan pelecehan fisik dan seksual oleh para penjaga, pemaksaan makan, dan mogok makan berulang untuk memprotes kondisi pemenjaraannya.

Pada saat memberi pengakuan, Rabbani mengatakan dia menderita “masalah perut yang sangat akut sehingga saya tidak dapat mengkonsumsi makanan keras tanpa muntah darah.” Lebih parah lagi, dia tidak diberi makanan yang dapat dicerna.

Kondisi di Guantanamo merusak kesehatan mental Rabbani. "Tidak ada pagi dan tidak ada malam," tulisnya. "Hanya ada keputusasaan."

"Perizinan bebas Ahmed sudah lama tertunda," ujar pengacara Penangguhan Penangguhan Hukum, Mark Maher.

“Bagi kami yang telah mendukungnya, perasaan itu melegakan, bercampur dengan kesedihan atas semua yang telah hilang darinya...tetapi kami tidak akan merayakannya sampai dia kembali bersama keluarganya di Pakistan dan dapat memeluk putranya yang kini berusia 19 tahun untuk pertama kalinya,” papar Maher.

Dari 780 orang yang ditahan di Teluk Guantanamo sejak fasilitas dibuka pada 2002, sebanyak 732 orang telah dipindahkan ke tempat lain atau dibebaskan, 38 orang tetap di sana, dan sembilan orang meninggal dalam tahanan.

Presiden AS Joe Biden telah berjanji menutup penjara terkenal itu sebelum dia meninggalkan jabatannya, janji yang dibuat, tetapi tidak ditepati oleh mantan bosnya Barack Obama.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved