Disebut Binatang Buas, Drone Rusia Ini Diyakini Bisa Timbulkan Masalah Besar Bagi NATO

Minggu, 24 Oktober 2021 - 10:19 WIB
loading...
A A A
Spesialis pesawat militer Rusia telah mengindikasikan bahwa Okhotnik suatu hari nanti dapat menjadi pengganti penuh untuk semua jenis pesawat tempur. Ini akan memungkinkan pasukan Angkatan Udara untuk melakukan misi yang berpotensi berbahaya tanpa membahayakan nyawa pilot seperti misi untuk menembus pertahanan udara yang padat.

Pada bulan Juli, Kementerian Pertahanan Rusia mendesak industri untuk mempercepat pengujian dan pengiriman Okhotnik.

AS dan China diketahui sedang mengerjakan program wingman setia berbasis drone mereka sendiri. Pada tahun 2019, Pentagon mengungkapkan bahwa Lockheed Martin dan Boeing sedang mencari untuk memasukkan 'sidekicks' drone di samping pesawat tempur F-35 dan F-15EX mereka di bawah program "Skyborg".

Sedangkan program wingman drone China dikenal sebagai LJ-1. Beberapa detail telah muncul tentang proyek tersebut sejak drone pertama kali ditampilkan di pertunjukan udara Rusia pada 2019.

Okhotnik adalah salah satu dari sejumlah desain drone yang sedang dikembangkan atau sudah digunakan di gudang senjata Rusia. Sistem lain termasuk Sokol Altius pengintaian jarak jaug, serangan dan drone serangan elektronik untuk digunakan oleh Angkatan Udara dan Angkatan Laut, UAV pemburu drone yang dikenal sebagai Volk-18, dan drone penyerang Inohodets – yang pengujiannya telah disaksikan dalam pertempuran melawan militan di Suriah.

Baca juga: Kapal Selam Nuklir Rusia Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Bulava
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved