Angka Penjualan Senjata di AS Capai Titik Tertinggi

Rabu, 03 Juni 2020 - 19:55 WIB
loading...
Angka Penjualan Senjata...
Angka penjualan senjata di negara Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah mengalami lonjakan belum pernah terjadi sebelumnya. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Angka penjualan senjata di negara Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah mengalami lonjakan belum pernah terjadi sebelumnya. Hal ini terungkap dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Perusahaan riset swasta Small Arms Analytics and Forecasting.

Small Arms Analytics and Forecasting baru-baru ini memperkirakan bahwa lebih dari 1,7 juta senjata dijual oleh vendor AS pada Mei, yang menunjukan adanya peningkatan sebesar 80% dari Mei 2019.

"Sekali lagi, penjualan senjata api melonjak dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Jurgen Brauer, kepala ekonomi Small Arms Analytics and Forecasting, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (3/6/2020).

Menurut James Zimmerman, pemilik dan manajer umum Selway Armory di Missoula, Montana mengatakan bahwa banyak orang yang sebelumnya tidak memiliki senjata, memutuskan untuk membeli senjata untuk perlindungan diri.

"Saya akan mengatakan setidaknya dua pertiga dari jumlah rekor senjata yang terjual dalam 60 hari terakhir adalah pemilik/pembeli senjata pertama kali," ucap Zimmerman.

Sementara penduduk Minneapolis, Minnesota, yang tidak bersenjata, George Floyd terbunuh pada 25 Mei, Zimmerman mengaitkan sebagian dari lonjakan pemilik senjata baru dengan keresahan baru-baru ini dan ketidakamanan yang terkait dengan peristiwa tersebut.

"Orang-orang peduli dengan keselamatan mereka, kau tahu?" Mereka merasa bahwa, seperti yang kita lihat dengan kerusuhan ini, pemerintah tidak selalu bisa melindungi Anda," ujarnya dan menambahkan pistol kaliber sembilan milimeter telah banyak diminati akhir-akhir ini.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved