Israel Siap Dihujani 2.500 Roket Sehari Jika Perang dengan Hizbullah

Senin, 18 Oktober 2021 - 09:52 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Ini Alasan AS Tercengang dengan Uji Rudal Hipersonik Berkampuan Nuklir China

Seorang sumber keamanan Israel mengatakan tentara Israel mengharapkan "stabilitas" di tetangga utaranya, yang terperosok dalam krisis ekonomi yang melumpuhkan dan pada hari Kamis terjadi bentrokan sektarian yang mematikan di ibu kota Beirut yang menewaskan tujuh orang, termasuk anggota Hizbullah.

"Hizbullah yang didukung Iran adalah sumber ketidakstabilan di Lebanon," kata sumber keamanan itu, yang menambahkan bahwa kelompok Hizbullah mengeksploitasi sumber daya negara Lebanon untuk kepentingan Iran.

"Iran lebih dekat untuk menciptakan bahan fisil untuk senjata nuklir daripada yang pernah mereka lakukan di masa lalu, tetapi masih membutuhkan dua tahun untuk mendapatkan bom," kata sumber itu, menggemakan kerangka waktu yang dikutip oleh pejabat Israel lainnya.

Teheran menegaskan program nuklirnya adalah untuk tujuan sipil.

“Kami sedang mempersiapkan semua opsi dan skenario, termasuk kemampuan militer,” kata sumber keamanan Israel.

Israel telah dengan gigih menentang kebangkitan kembali kesepakatan nuklir 2015 yang disepakati antara Teheran dan negara-negara kekuatan dunia.

Perjanjian rusak setelah AS di bawah Presiden Donald Trump pada 2018 menarik diri dari perjanjian itu dan menerapkan kembali sanksi yang melumpuhkan Teheran.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Travel, Cut Meyriska dan Roger Danuarta Serahkan Bukti ke Polisi
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved