Ini Alasan AS Tercengang dengan Uji Rudal Hipersonik China Berkemampuan Nuklir

Senin, 18 Oktober 2021 - 07:35 WIB
loading...
A A A
Drew Thompson, mantan pejabat pertahanan Amerika yang bertanggung jawab atas China, mengatakan kepada The Telegraph bahwa tes itu “benar-benar harus mengubah perhitungan AS”.

"Terutama jika lebih banyak tes meningkatkan akurasi, membangun kredibilitasnya, maka saya pikir itu adalah pengubah permainan dengan cara yang sedikit lagi benar-benar mengubah keseimbangan," kata Thompson.

“Begitu berhasil, begitu kredibel, itu meniadakan pertahanan rudal AS dan itu membuat AS rentan dan itu harus secara fundamental mengubah perhitungan strategis AS tentang pengaruh dan kemampuan China terhadap kota-kota besar di seluruh Amerika Serikat.”

Michael Shoebridge, direktur pertahanan, strategi dan keamanan nasional di Australian Strategic Policy Institute, mengatakan rudal balistik antarbenua (ICBM) tradisional yang membawa senjata nuklir tetap sangat mampu dan mengancam senjata pemusnah massal yang sangat sulit untuk dipertahankan.

“Pendekatan peluncuran dan sistem pengiriman hulu ledak lainnya, seperti sistem pemboman orbital pecahan yang dikombinasikan dengan kendaraan luncur hipersonik, memiliki lintasan yang berbeda dengan ICBM,” katanya.

“Peluncuran dan signature infra-merah dari senjata kemungkinan besar akan dapat dideteksi, tetapi sistem pertahanan perlu diarahkan ke tantangan yang berbeda dari cara serangan alternatif ini," katanya.

Tetapi Shoebridge menekankan bahwa senjata nuklir AS akan tetap mampu menyerang target China dan dengan demikian memberikan pencegah yang kredibel bagi Beijing yang mempertimbangkan untuk menggunakan ini atau senjata nuklir ofensif lainnya terhadap AS.

“Analisis perkembangan senjata baru China [adalah] penting, meskipun penilaian bersih dari dampaknya harus mencakup kemampuan berkelanjutan AS untuk menargetkan target daratan China dengan senjata nuklirnya," katanya.

“Itu adalah masalah utama selama Perang Dingin, di mana Uni Soviet dan AS mengembangkan senjata baru, dan keduanya menyadari keuntungan bersama dari perjanjian kontrol dan verifikasi senjata. Kami jauh dari Beijing yang memiliki firasat bahwa ini penting," paparnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Berita Terkini
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved