Uji Coba Rudal Hipersonik Berkemampuan Nuklir, China Kejutkan AS

Minggu, 17 Oktober 2021 - 07:16 WIB
loading...
A A A
Kedutaan China menolak mengomentari tes tersebut, tetapi Liu Pengyu, juru bicara, mengatakan China selalu mengejar kebijakan militer yang "bersifat defensif" dan pengembangan militernya tidak menargetkan negara mana pun.

“Kami tidak memiliki strategi global dan rencana operasi militer seperti yang dilakukan AS. Dan kami sama sekali tidak tertarik untuk melakukan perlombaan senjata dengan negara lain,” tegas Liu.

“Sebaliknya, AS dalam beberapa tahun terakhir telah membuat alasan seperti 'ancaman China' untuk membenarkan ekspansi senjata dan pengembangan senjata hipersoniknya. Ini secara langsung meningkatkan perlombaan senjata dalam kategori ini dan sangat merusak stabilitas strategis global,” sindirnya.

Kekhawatiran AS tentang kemampuan nuklir China meningkat ketika Beijing terus membangun kekuatan militer konvensionalnya dan terlibat dalam aktivitas militer yang semakin asertif di dekat Taiwan.

Baca juga: Isyaratkan Rencana Perang, China Upgrade 3 Pangkalan Militer Terdekat Taiwan

Ketegangan antara AS dan China telah meningkat ketika pemerintahan Biden mengambil sikap keras terhadap Beijing, yang menuduh Washington terlalu bermusuhan.

Pejabat militer AS dalam beberapa bulan terakhir telah memperingatkan tentang kemampuan nuklir China yang berkembang, terutama setelah rilis citra satelit yang menunjukkan Beijing sedang membangun lebih dari 200 silo rudal antarbenua. China tidak terikat oleh kesepakatan pengendalian senjata dan tidak mau melibatkan AS dalam pembicaraan tentang persenjataan serta kebijakan nuklirnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved