Palestina Bersedia Berunding dengan Israel Jika Dimediasi Rusia
Rabu, 03 Juni 2020 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
Seorang analis senior di International Crisis Group, Ofer Zalzberg, mengatakan kepada Arab News bahwa Moskow telah terlibat secara terpisah dengan Gedung Putih dan Ramallah tentang menghentikan atau menunda rencana aneksasi kontroversial Israel, yang mengancam Netanyahu untuk diimplementasikan pada 1 Juli.
"Poin yang menonjol tampaknya berada di sekitar apakah rencana Trump harus menjadi pusat diskusi. Tidak cukup hanya menyetujui saluran pembicaraan, baik itu Rusia atau yang lain. Substansi pembicaraan itu penting,” ujarnya.
Zalzberg mengatakan para penentang aneksasi sedang menunggu para pemimpin Palestina untuk mengusulkan rencana dan agenda perdamaian mereka sendiri, dan merasa frustrasi karena tidak ada yang akan datang.
Upaya juga sedang dilakukan untuk pertahanan baru Israel dan menteri luar negeri untuk bertemu dengan para pemimpin utama Arab termasuk Raja Abdullah dari Yordania, untuk membujuk mereka bahwa aneksasi akan merusak peluang perdamaian.
"Poin yang menonjol tampaknya berada di sekitar apakah rencana Trump harus menjadi pusat diskusi. Tidak cukup hanya menyetujui saluran pembicaraan, baik itu Rusia atau yang lain. Substansi pembicaraan itu penting,” ujarnya.
Zalzberg mengatakan para penentang aneksasi sedang menunggu para pemimpin Palestina untuk mengusulkan rencana dan agenda perdamaian mereka sendiri, dan merasa frustrasi karena tidak ada yang akan datang.
Upaya juga sedang dilakukan untuk pertahanan baru Israel dan menteri luar negeri untuk bertemu dengan para pemimpin utama Arab termasuk Raja Abdullah dari Yordania, untuk membujuk mereka bahwa aneksasi akan merusak peluang perdamaian.
(ber)
Lihat Juga :