Krisis Corona di Italia Mulai Menurun, Inggris Makin Parah

Rabu, 22 April 2020 - 09:36 WIB
loading...
A A A
Namun, Salomon optimistis jumlah pasien yang dirawat di unit perawatan khusus menurun hingga 5.683 orang dan terendah sejak 31 Maret. “Virus korona menyebabkan kematian mencapai 2,8%,” ujarnya.

Sementara itu, berbagai rumah sakit di Inggris masih menunggu kedatangan 400.000 alat pelindung diri (APD) yang dijanjikan sedianya tiba pada Senin (20/4). Namun demikian, muncul "kepercayaan yang cukup rendah" bahwa APD akan tiba sesuai jadwal.

Direktur Badan Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) Chris Hopson mengatakan tak diragukan lagi sejumlah rumah sakit kekurangan APD yang diperlukan para petugas kesehatan untuk merawat pasien Covid-19. Pengiriman APD dari Turki itu semula direncanakan tiba di Inggris pada Minggu (19/4), tetapi belum juga tiba hingga Senin (20/4). Padahal, pasien semakin bertambah dan angka kematian telah mencapai 16.509 orang sejauh ini.

Keterlambatan membuat pemerintah mengerahkan pesawat milik Angkatan Udara, yang telah bertolak dari Inggris pada Senin petang untuk mengangkut 400.000 baju pelindung tersebut. Menteri Kebudayaan Oliver Dowden mengatakan Pemerintah Inggris "berusaha keras" mengatasi persoalan kekurangan baju pelindung, tetapi muncul "tantangan di pihak Turki". (Muh Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Berita Terkini
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved