Qatar: Mengakui Pemerintahan Taliban Bukan Prioritas Saat Ini
Rabu, 13 Oktober 2021 - 06:33 WIB
loading...
A
A
A
“Jika kita akan melepaskan diri dan tidak terlibat dengan mereka, saya pikir kita melakukan lagi kesalahan yang sama, yang kita lakukan pada tahun 1989. Ketika itu kita meninggalkan Afghanistan, orang-orang Afghanistan. Salah satu konsekuensi dari tindakan itu adalah 9/11. Jadi, saya pikir kita harus belajar dari ini,” tandasnya.
Baca: AS dan Inggris Peringatkan Warganya: Jauhi Hotel-hotel di Kabul
Selama masa kekuasaan Taliban sebelumnya pada akhir 1990-an, hanya tiga negara yang mengakui kekuasaan Taliban di Afghanistan. Belum ada negara yang mengumumkan pengakuan resmi kali ini, meskipun negara tetangga Pakistan juga telah mendorong keterlibatan dengan Taliban.
“Satu-satunya jalan ke depan adalah menawarkan pemerintahan Taliban saat ini lebih banyak kolaborasi, kerja sama, dan bantuan. Tetapi, Afghanistan harus bergerak menuju pemerintah yang inklusif dalam proses internal, di mana rakyat Afghanistan memutuskan masa depan mereka,” papar al-Qahtani.
Saat ini Qatar menjadi tuan rumah pembicaraan antara Taliban dan pejabat Barat, di mana al-Qahtani mengatakan, Qatar dipandang sebagai salah satu negara yang memiliki pengaruh atas gerakan tersebut. Qatar sangat penting, tak hanya bagi Taliban, tapi juga AS. Qatar menjadi pijakan pengiriman udara AS, saat negara itu mengevakuasi 100 ribu orang dari Kabul.
Baca: AS dan Inggris Peringatkan Warganya: Jauhi Hotel-hotel di Kabul
Selama masa kekuasaan Taliban sebelumnya pada akhir 1990-an, hanya tiga negara yang mengakui kekuasaan Taliban di Afghanistan. Belum ada negara yang mengumumkan pengakuan resmi kali ini, meskipun negara tetangga Pakistan juga telah mendorong keterlibatan dengan Taliban.
“Satu-satunya jalan ke depan adalah menawarkan pemerintahan Taliban saat ini lebih banyak kolaborasi, kerja sama, dan bantuan. Tetapi, Afghanistan harus bergerak menuju pemerintah yang inklusif dalam proses internal, di mana rakyat Afghanistan memutuskan masa depan mereka,” papar al-Qahtani.
Saat ini Qatar menjadi tuan rumah pembicaraan antara Taliban dan pejabat Barat, di mana al-Qahtani mengatakan, Qatar dipandang sebagai salah satu negara yang memiliki pengaruh atas gerakan tersebut. Qatar sangat penting, tak hanya bagi Taliban, tapi juga AS. Qatar menjadi pijakan pengiriman udara AS, saat negara itu mengevakuasi 100 ribu orang dari Kabul.
(esn)
Lihat Juga :