Terungkap, Keluarga Kerajaan Saudi Beri Menantu Trump Hadiah Senilai Rp681 Juta
Rabu, 13 Oktober 2021 - 01:30 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintahan Trump mengambil pendekatan yang jelas lebih ramah terhadap Arab Saudi daripada pendahulunya, Presiden Barack Obama.
Pejabat Saudi mencurahkan sumber daya yang signifikan untuk merayu Kushner, mengingat fokusnya pada Timur Tengah, sebagai sekutu untuk mempromosikan kepentingan strategis mereka dan membuat Gedung Putih berpihak pada mereka dalam perselisihan di wilayah tersebut.
Kushner sendiri mengembangkan hubungan dekat dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) yang terkenal kuat dan ambisius. Keduanya sering mengirim pesan dan menelepon satu sama lain di WhatsApp dalam interaksi langsung yang menyangkut pejabat keamanan nasional AS.
Dalam satu perjalanan musim gugur 2017 yang dilakukan Kushner ke Arab Saudi, DavidIgnatius dari Washington Post menulis; "Kedua pangeran dikatakan terjaga sampai hampir pukul 04.00 pagi beberapa malam, bertukar cerita dan merencanakan strategi."
The Intercept kemudian melaporkan bahwa Pangeran Mohammed membual kepada Putra Mahkota Uni Emirat Arab bahwa dia memiliki Kushner "di sakunya".
Kushner mempertahankan hubungan dan merupakan salah satu pembela Putra Mahkota MBS setelah intelijen AS menyimpulkan bahwa dia secara langsung memerintahkan pembunuhan terhadap jurnalis Saudi dan penulis Washington Post yang diasingkan Jamal Khashoggi di Turki pada 2018.
Dalam sebuah wawancara tahun 2020 dengan Newsweek, Kushner mengatakan Pangeran MBS telah membuat "beberapa salah langkah" tetapi masih merupakan "sekutu yang sangat baik."
Pejabat Saudi mencurahkan sumber daya yang signifikan untuk merayu Kushner, mengingat fokusnya pada Timur Tengah, sebagai sekutu untuk mempromosikan kepentingan strategis mereka dan membuat Gedung Putih berpihak pada mereka dalam perselisihan di wilayah tersebut.
Kushner sendiri mengembangkan hubungan dekat dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) yang terkenal kuat dan ambisius. Keduanya sering mengirim pesan dan menelepon satu sama lain di WhatsApp dalam interaksi langsung yang menyangkut pejabat keamanan nasional AS.
Dalam satu perjalanan musim gugur 2017 yang dilakukan Kushner ke Arab Saudi, DavidIgnatius dari Washington Post menulis; "Kedua pangeran dikatakan terjaga sampai hampir pukul 04.00 pagi beberapa malam, bertukar cerita dan merencanakan strategi."
The Intercept kemudian melaporkan bahwa Pangeran Mohammed membual kepada Putra Mahkota Uni Emirat Arab bahwa dia memiliki Kushner "di sakunya".
Kushner mempertahankan hubungan dan merupakan salah satu pembela Putra Mahkota MBS setelah intelijen AS menyimpulkan bahwa dia secara langsung memerintahkan pembunuhan terhadap jurnalis Saudi dan penulis Washington Post yang diasingkan Jamal Khashoggi di Turki pada 2018.
Dalam sebuah wawancara tahun 2020 dengan Newsweek, Kushner mengatakan Pangeran MBS telah membuat "beberapa salah langkah" tetapi masih merupakan "sekutu yang sangat baik."
(min)
Lihat Juga :