Presiden Iran Tuding AS Otak Dibalik Serangan Bom ISIS di Masjid Afghanistan
Minggu, 10 Oktober 2021 - 09:11 WIB
loading...
A
A
A
Serangan itu adalah yang paling mematikan di Afghanistan sejak pasukan AS menarik diri dari Afghanistan ketika ISIS menargetkan bandara Kabul dengan pemboman pada 26 Agustus yang merenggut nyawa 169 warga Afghanistan dan 13 prajurit AS.
Sejak Taliban menguasai Afghanistan pada 15 Agustus, ISIS telah meningkatkan serangannya di negara itu, menargetkan anggota Taliban dan warga Afghanistan dengan beberapa pemboman, termasuk dua yang mematikan di Kabul.
Iran adalah negara mayoritas Syiah dan telah lama bersebrangan dengan Taliban, kelompok Muslim Sunni garis keras. Namun, sejak Taliban menguasai Afghanistan pada 15 Agustus, Teheran bersikap konservatif dalam retorikanya tentang kelompok itu dan tidak kritis terhadap pemerintahnya.
Kemungkinan besar, rezim Iran mungkin mencoba membangun permusuhan Taliban terhadap AS mengingat sikap Teheran sendiri terhadap Washington dan rezim garis keras anti-Baratnya di bawah kepresidenan Raisi.
Baca juga: Balas Bom Masjid, Pasukan Khusus Taliban Hancurkan Sel-sel ISIS
Sejak Taliban menguasai Afghanistan pada 15 Agustus, ISIS telah meningkatkan serangannya di negara itu, menargetkan anggota Taliban dan warga Afghanistan dengan beberapa pemboman, termasuk dua yang mematikan di Kabul.
Iran adalah negara mayoritas Syiah dan telah lama bersebrangan dengan Taliban, kelompok Muslim Sunni garis keras. Namun, sejak Taliban menguasai Afghanistan pada 15 Agustus, Teheran bersikap konservatif dalam retorikanya tentang kelompok itu dan tidak kritis terhadap pemerintahnya.
Kemungkinan besar, rezim Iran mungkin mencoba membangun permusuhan Taliban terhadap AS mengingat sikap Teheran sendiri terhadap Washington dan rezim garis keras anti-Baratnya di bawah kepresidenan Raisi.
Baca juga: Balas Bom Masjid, Pasukan Khusus Taliban Hancurkan Sel-sel ISIS
(ian)
Lihat Juga :