Kepalanya Ditembak Satpam Sekolah, Ibu Muda Ini Mati Otak

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 14:42 WIB
loading...
Kepalanya Ditembak Satpam...
Mona Rodriguez, 18, siswi yang juga ibu dari bayi 5 bulan di AS mengalami mati otak setelah kepalanya ditembak oleh satpam sekolah. Foto/ABC7
A A A
LONG BEACH - Seorang siswi 18 tahun di Amerika Serikat (AS) mengalami mati otak dan diperkirakan tak akan selamat setelah kepalanya ditembak oleh satpam sekolah. Pelajar itu tercatat sebagai ibu dari bayi lima bulan.

Mona Rodriguez, sedang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit. Dia dirawat setelah terkena peluru di bagian belakang kepala saat berada di dalam mobil yang melaju dari Millikan High School di Long Beach, California.

Baca juga: Saksi Mata: AS Buang Mayat Osama bin Laden ke Laut Itu Konyol

Rodriguez berkelahi dengan seorang gadis berusia 15 tahun di sekolah tersebut pada Senin sore. Dia kemudian naik ke mobil bersama saudara laki-lakinya dan ayah dari bayinya, Rafeul Chowdhury.

Dia ditembak saat meninggalkan tempat kejadian. Polisi setempat, seperti dikutip KTLA, Jumat (1/10/2021), mengatakan pasangannya yang berusia 20 tahun dan saudara laki-lakinya yang berusia 16 tahun sedang diselidiki atas keterlibatan mereka dalam insiden itu.

Video ponsel yang diperoleh media itu menunjukkan petugas keamanan atau satpam sekolah melepaskan dua tembakan ke arah mobil yang hampir menghantam koban saat melaju dari tempat parkir.

Keluarga Rodriguez menuntut keadilan pada hari Rabu waktu setempat di luar sekolah, di mana Chowdhury mengatakan kepada wartawan bahwa pasangan itu telah berusaha untuk memiliki anak selama beberapa waktu.

"Dan sekarang kami melakukannya, dan sekarang dia pergi," katanya.

“Saya baru saja melangkah sekarang dan memainkan peran ibu dan ayah, dan menjaga putra saya tetap kuat," ujarnya.

Chowdhury mengatakan satpam sekolah telah mengancam dua gadis yang berkelahi dengan semprotan merica.

Gadis-gadis itu berhenti, katanya, dan satpam tersebut tidak pernah mengancam akan menggunakan senjata apinya sebelum akhirnya menembak.

"Yang kami lakukan hanyalah masuk ke mobil dan pergi," kata Chowdhury.

“Dia tidak pernah menyuruh kami untuk berhenti dalam waktu cepat, dan cara dia menembak kami, itu tidak benar.”

Rodriguez telah dinyatakan mati otak dan diperkirakan tidak akan bertahan hidup.

Satpam sekolah telah ditempatkan pada cuti administratif sambil menunggu penyelidikan.

Baca juga: Erdogan: Turki Tak Beli S-400 Rusia Jika AS Jual Rudal Patriot

Jill Baker, pengawas sekolah di Long Beach, mengatakan kepada wartawan bahwa petugas keamanan sangat terlatih dan bertanggung jawab terhadap standar yang ditetapkan dalam profesi mereka, dan petugas yang terlibat akan diadili.

Aktivis hak-hak sipil Najee Ali mendukung keluarga Rodriguez ketika mereka berkumpul di luar sekolah.

“Tidak ada alasan, tidak ada pembenaran untuk petugas ini menembak di jendela sisi penumpang belakang mobil dengan seorang wanita yang tidak bersenjata. Semua orang di dalam mobil tidak bersenjata,” kata Ali.

“Dan faktanya, dia menembak seseorang di kursi penumpang tanpa memperdulikan nyawa siapa pun di dalam mobil," ujarnya.

“Satu-satunya cara kami menghentikan petugas keamanan ini dari menembak orang yang tidak bersenjata dan membunuh mereka adalah dengan meminta mereka diadili dan dimintai pertanggungjawaban atas kesalahan yang mereka lakukan kepada anggota masyarakat.”

Polisi Long Beach terus menyelidiki penggunaan kekuatan mematikan dalam insiden tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Israel Tembak...
Polisi Israel Tembak Mati Wanita di Dekat Masjid Al-Aqsa
Tim Gabungan Khusus...
Tim Gabungan Khusus TNI dan Polri Dibentuk untuk Buru Penembak Istri Tentara
Istri Diberondong Tembakan...
Istri Diberondong Tembakan OTK, Prajurit TNI Koptu M Menghilang
Wanita Ditembak di Tempat...
Wanita Ditembak di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru, Motifnya Booking Kencan
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
10 Fakta Menarik Argentina...
10 Fakta Menarik Argentina Kalahkan Austria di Piala Dunia 2026: Messi Alien!
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Salwan Momika Si Pembakar...
Salwan Momika Si Pembakar Al-Quran Ditembak Mati saat Live TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved