Ditembakkan Rezim Kim Jong-un, Apa Itu Rudal Hipersonik?
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 09:04 WIB
loading...
Rudal Hwangsong-8 diuji tembak Korea Utara pada Selasa (28/9/2021), diklaim sebagai rudal hipersonik. Foto/KCNA
A
A
A
SEOUL - Rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Korea Utara (Korut) telah menembakkan misil misterius pada Selasa (28/9/2021) yang diklaim sebagai rudal hipersonik .
Media pemerintah Korea Utara mengatakan itu senjata canggih itu merupakan kemajuan teknologi terbaru dari negara bersenjata nuklir dan dapat menjadi faktor keseimbangan strategis.
Baca juga: Saksi Mata: AS Buang Mayat Osama bin Laden ke Laut Itu Konyol
Klaim Korut itu mengejutkan, karena selama ini hanya Rusia, China dan Amerika Serikat (AS) yang mengonfirmasi telah mengembangkan senjata supercepat itu.
Apa Itu Rudal Hipersonik?
Hipersonik didefinisikan sebagai kemampuan melakukan perjalanan dengan kecepatan setidaknya lima kali kecepatan suara (Mach 5) atau lebih dari 6.100 km per jam.
Selain kecepatannya yang luar biasa, senjata hipersonik dapat bermanuver di tengah penerbangan, membuatnya jauh lebih sulit untuk dilacak dan dicegat oleh sistem pertahanan daripada proyektil tradisional.
Dengan memotong waktu penerbangan, rudal hipersonik juga mengurangi kesempatan sistem pertahanan untuk merespons.
Tergantung pada desainnya, senjata canggih itu dapat membawa hulu ledak nuklir atau pun konvensional, dan memiliki potensi untuk mengubah keseimbangan strategis.
Siapa yang Memilikinya?
Rusia umumnya dipandang sebagai pemimpin dunia dalam teknologi hipersonik sejauh ini. Negara itu sudah mengembangkan berbagai senjata hipersonik baru yang oleh Presiden Vladimir Putin dijuluki sebagai senjata "tak terkalahkan".
Pada bulan Juli Moskow berhasil menguji tembak Zircon, rudal hipersonik yang diluncurkan oleh kapal perang. Misil itu melaju dengan kecepatan tujuh kali kecepatan suara.
Baca juga: AU China Tantang AS: Jika Tak Takut, Ayo Bertemu di Langit!
Media pemerintah Korea Utara mengatakan itu senjata canggih itu merupakan kemajuan teknologi terbaru dari negara bersenjata nuklir dan dapat menjadi faktor keseimbangan strategis.
Baca juga: Saksi Mata: AS Buang Mayat Osama bin Laden ke Laut Itu Konyol
Klaim Korut itu mengejutkan, karena selama ini hanya Rusia, China dan Amerika Serikat (AS) yang mengonfirmasi telah mengembangkan senjata supercepat itu.
Apa Itu Rudal Hipersonik?
Hipersonik didefinisikan sebagai kemampuan melakukan perjalanan dengan kecepatan setidaknya lima kali kecepatan suara (Mach 5) atau lebih dari 6.100 km per jam.
Selain kecepatannya yang luar biasa, senjata hipersonik dapat bermanuver di tengah penerbangan, membuatnya jauh lebih sulit untuk dilacak dan dicegat oleh sistem pertahanan daripada proyektil tradisional.
Dengan memotong waktu penerbangan, rudal hipersonik juga mengurangi kesempatan sistem pertahanan untuk merespons.
Tergantung pada desainnya, senjata canggih itu dapat membawa hulu ledak nuklir atau pun konvensional, dan memiliki potensi untuk mengubah keseimbangan strategis.
Siapa yang Memilikinya?
Rusia umumnya dipandang sebagai pemimpin dunia dalam teknologi hipersonik sejauh ini. Negara itu sudah mengembangkan berbagai senjata hipersonik baru yang oleh Presiden Vladimir Putin dijuluki sebagai senjata "tak terkalahkan".
Pada bulan Juli Moskow berhasil menguji tembak Zircon, rudal hipersonik yang diluncurkan oleh kapal perang. Misil itu melaju dengan kecepatan tujuh kali kecepatan suara.
Baca juga: AU China Tantang AS: Jika Tak Takut, Ayo Bertemu di Langit!
Lihat Juga :