Ganti Kata Perempuan Jadi Tubuh dengan Vagina, Jurnal Medis Lancet Panen Hujatan
Minggu, 26 September 2021 - 14:31 WIB
loading...
A
A
A
“Betapa mengerikannya. Baru saja menulis kepada Lancet untuk memberi tahu mereka agar mengeluarkan saya dari daftar pengulas statistik mereka dan membatalkan langganan saya dan tidak pernah menghubungi saya tentang apa pun lagi,” tweet Dave Curtis, seorang pensiunan psikiater yang melakukan penelitian genetika.
"Bahasa yang benar-benar tidak bisa dimaafkan untuk merujuk pada wanita dan anak perempuan," sambungnya.
"Kami ingin menyampaikan keluhan resmi tentang sampul depan yang tidak manusiawi dan seksis di edisi terbaru Lancet,” kata kelompok Women Make Glasgow.
Baca juga: Video Biarawati Menari dengan Kerangka Manusia Gegerkan Dunia Maya
Netizen lain berkomentar bahwa editor The Lancet tampaknya telah kehilangan akal sehat, atau bahwa "tubuh dengan vagina" adalah langkah mundur dari "orang yang melahirkan", frasa yang paling tepat secara politis yang berasal dari Amerika Serikat (AS).
Ungkapan kontroversial tersebut muncul dalam artikel dua halaman oleh editor senior The Lancet, Sophia Davis, yang mengulas sebuah pameran berjudul 'Periode yang Dipajang' di Museum Vagina di Pasar Camden London. Meskipun kutipan tarikannya akurat, Davis menggunakan istilah "perempuan" beberapa kali, serta "orang yang sedang menstruasi."
"Bahasa yang benar-benar tidak bisa dimaafkan untuk merujuk pada wanita dan anak perempuan," sambungnya.
"Kami ingin menyampaikan keluhan resmi tentang sampul depan yang tidak manusiawi dan seksis di edisi terbaru Lancet,” kata kelompok Women Make Glasgow.
Baca juga: Video Biarawati Menari dengan Kerangka Manusia Gegerkan Dunia Maya
Netizen lain berkomentar bahwa editor The Lancet tampaknya telah kehilangan akal sehat, atau bahwa "tubuh dengan vagina" adalah langkah mundur dari "orang yang melahirkan", frasa yang paling tepat secara politis yang berasal dari Amerika Serikat (AS).
Ungkapan kontroversial tersebut muncul dalam artikel dua halaman oleh editor senior The Lancet, Sophia Davis, yang mengulas sebuah pameran berjudul 'Periode yang Dipajang' di Museum Vagina di Pasar Camden London. Meskipun kutipan tarikannya akurat, Davis menggunakan istilah "perempuan" beberapa kali, serta "orang yang sedang menstruasi."
Lihat Juga :