Pentagon Ungkap Fasilitator ISIS-K yang Tewas dalam Serangan Drone di Afghanistan
Jum'at, 24 September 2021 - 10:57 WIB
loading...
Pentagon identifikasi fasilitator ISIS-K yang tewas dalam serangan drone di Afghanistan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
WASHINGTON - Pentagon telah mengidentifikasi seorang anggota ISIS yang diduga tewas dalam serangan pesawat tak berawak atau drone di Afghanistan bulan lalu. Pentagon mengklaim ia adalah sosok yang berada di balik serangan terhadap pasukan Amerika Serikat (AS).
Juru bicara pusat komando AS, John Rigsbee mengatakan, serangan drone pada 27 Agustus di provinsi timur Nangarhar menewaskan seorang fasilitator ISIS-K dengan profil tinggi bernama Kabir Aidi. Ia juga mencatat bahwa pria itu dikenal dengan nama Mustafa.
Baca juga: Habisi Petinggi ISIS-K Afghanistan, AS Gunakan 'Bom Ninja'
"Refleksi pasca-serangan menunjukkan bahwa Kabir Aidi secara langsung terhubung dengan para pemimpin ISIS-K yang mengoordinasikan serangan 26 Agustus di (Bandara Internasional Hamid Karzai)," kata juru bicara itu, merujuk pada bom bunuh diri yang menewaskan sedikitnya 169 warga sipil Afghanistan dan 13 tentara Amerika selama upaya evakuasi tergesa-gesa bulan lalu seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (24/9/2021).
Rigsbee mengungkapkan Aidi terlibat dalam perencanaan serangan dan produksi IED magnetik, serta distribusi bahan peledak dan rompi bunuh diri.
"Dia terhubung langsung dengan aliran ancaman di Kabul selama evakuasi non-pejuang di Bandara Internasional Hamid Karzai,” ia menambahkan.
Juru bicara pusat komando AS, John Rigsbee mengatakan, serangan drone pada 27 Agustus di provinsi timur Nangarhar menewaskan seorang fasilitator ISIS-K dengan profil tinggi bernama Kabir Aidi. Ia juga mencatat bahwa pria itu dikenal dengan nama Mustafa.
Baca juga: Habisi Petinggi ISIS-K Afghanistan, AS Gunakan 'Bom Ninja'
"Refleksi pasca-serangan menunjukkan bahwa Kabir Aidi secara langsung terhubung dengan para pemimpin ISIS-K yang mengoordinasikan serangan 26 Agustus di (Bandara Internasional Hamid Karzai)," kata juru bicara itu, merujuk pada bom bunuh diri yang menewaskan sedikitnya 169 warga sipil Afghanistan dan 13 tentara Amerika selama upaya evakuasi tergesa-gesa bulan lalu seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (24/9/2021).
Rigsbee mengungkapkan Aidi terlibat dalam perencanaan serangan dan produksi IED magnetik, serta distribusi bahan peledak dan rompi bunuh diri.
"Dia terhubung langsung dengan aliran ancaman di Kabul selama evakuasi non-pejuang di Bandara Internasional Hamid Karzai,” ia menambahkan.
Lihat Juga :