AS Galau, Hapus atau Dukung Rp14,2 Triliun untuk Iron Dome Israel
Jum'at, 24 September 2021 - 00:11 WIB
loading...
A
A
A
"Meskipun pendanaan ini biasanya akan dimasukkan dalam paket pengeluaran akhir tahun, kami memajukan rancangan undang-undang ini sekarang untuk menunjukkan komitmen bipartisan Kongres terhadap keamanan Israel sebagai bagian dari Timur Tengah dengan perdamaian abadi," kata Ketua Alokasi Anggaran Parlemen AS, Rosa DeLauro, yang memperkenalkan RUU itu, kata dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters, Kamis (23/9/2021).
Dia bersikeras bahwa komitmen Amerika untuk keamanan Israel tetap keras."Mengisi ulang interceptor yang digunakan untuk melindungi Israel dari serangan adalah tanggung jawab hukum dan moral kami," katanya lagi.
Ketika sebelumnya bantuan dana untuk Iron Dome dihapus dari RUU Pemerintah, Pemimpin Mayoritas DPR Steny Hoyer mengumumkan RUU terpisah untuk sistem pertahanan yang akan dibawa ke pemungutan suara selama seminggu.
"Saya berbicara dengan menteri luar negeri, [Yair] Lapid, hanya dua jam yang lalu dan meyakinkannya bahwa RUU ini akan diloloskan DPR ini", kata Hoyer.
Partai Demokrat telah dikritik besar-besaran lantaran beberapa anggotanya dari kubu progresif mendukung penghilangan bantuan militer AS untuk Zionis Israel. Beberapa anggota Partai Demokrat sendiri mengecam rekan-rekan mereka yang dianggap mendukung gerakan anti-Semitisme.
Anggota Parlemen dari Partai Demokrat Elissa Slotkin berargumen di Twitter bahwa Iron Dome adalah sistem "murni defensif". "Langkah untuk menghentikan pendanaannya bukanlah keprihatinan yang tulus atas sistem tersebut, melainkan keinginan untuk menyerang sesuatu—apa pun—terkait kepada Negara Israel," katanya.
Dia bersikeras bahwa komitmen Amerika untuk keamanan Israel tetap keras."Mengisi ulang interceptor yang digunakan untuk melindungi Israel dari serangan adalah tanggung jawab hukum dan moral kami," katanya lagi.
Ketika sebelumnya bantuan dana untuk Iron Dome dihapus dari RUU Pemerintah, Pemimpin Mayoritas DPR Steny Hoyer mengumumkan RUU terpisah untuk sistem pertahanan yang akan dibawa ke pemungutan suara selama seminggu.
"Saya berbicara dengan menteri luar negeri, [Yair] Lapid, hanya dua jam yang lalu dan meyakinkannya bahwa RUU ini akan diloloskan DPR ini", kata Hoyer.
Partai Demokrat telah dikritik besar-besaran lantaran beberapa anggotanya dari kubu progresif mendukung penghilangan bantuan militer AS untuk Zionis Israel. Beberapa anggota Partai Demokrat sendiri mengecam rekan-rekan mereka yang dianggap mendukung gerakan anti-Semitisme.
Anggota Parlemen dari Partai Demokrat Elissa Slotkin berargumen di Twitter bahwa Iron Dome adalah sistem "murni defensif". "Langkah untuk menghentikan pendanaannya bukanlah keprihatinan yang tulus atas sistem tersebut, melainkan keinginan untuk menyerang sesuatu—apa pun—terkait kepada Negara Israel," katanya.
Lihat Juga :