Lewat Operasi Senyap China Kirim Bantuan COVID-19 ke Pemberontak Myanmar
Rabu, 22 September 2021 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
"Tapi mereka tidak datang untuk tinggal di sini," tambah sang kolonel, yang kelompoknya -- berjumlah ribuan -- menguasai wilayah di perbukitan utara Myanmar yang kaya akan batu giok.
"Mereka hanya datang sebentar dan kembali," pungkasnya.
KIA adalah salah satu dari lebih dari 20 kelompok pemberontak etnis Myanmar yang telah berperang satu sama lain dan militer atas perdagangan narkoba, sumber daya alam dan otonomi. Banyak di antara kelompok pemberontak menguasai petak-petak wilayah perbatasan terpencil.
Tapi mereka semua rentan terhadap COVID-19.
Baca juga: Militer Myanmar Kerap Serang Petugas Medis, Ganggu Upaya Lawan Pandemi
Saat gelombang ketiga melanda dataran rendah Myanmar pada Juli lalu, KIA menginokulasi 10.000 orang di markas mereka Laiza dengan vaksin dari China, ungkap Naw Bu.
"Mereka hanya datang sebentar dan kembali," pungkasnya.
KIA adalah salah satu dari lebih dari 20 kelompok pemberontak etnis Myanmar yang telah berperang satu sama lain dan militer atas perdagangan narkoba, sumber daya alam dan otonomi. Banyak di antara kelompok pemberontak menguasai petak-petak wilayah perbatasan terpencil.
Tapi mereka semua rentan terhadap COVID-19.
Baca juga: Militer Myanmar Kerap Serang Petugas Medis, Ganggu Upaya Lawan Pandemi
Saat gelombang ketiga melanda dataran rendah Myanmar pada Juli lalu, KIA menginokulasi 10.000 orang di markas mereka Laiza dengan vaksin dari China, ungkap Naw Bu.
Lihat Juga :