Tolak Perang, Biden Berjanji Akan Memulai Diplomasi Tanpa Henti
Rabu, 22 September 2021 - 08:28 WIB
loading...
A
A
A
“Kekuatan militer AS harus menjadi alat pilihan terakhir kami, bukan yang pertama kami,” tambah presiden.
“Itu (militer) tidak boleh digunakan sebagai jawaban untuk setiap masalah yang kita lihat di seluruh dunia. Memang, hari ini banyak dari keprihatinan terbesar kita tidak dapat diselesaikan atau bahkan diatasi melalui kekuatan senjata,” ucapnya.
Sebagai contoh, Biden mencontohkan: “Bom dan peluru tidak dapat bertahan melawan COVID-19.”
Ketika dunia berduka atas 4,5 juta orang yang tewas sejauh ini dalam pandemi, Biden menyerukan tindakan kolektif ilmu pengetahuan dan kemauan politik.
“Kita perlu bertindak sekarang untuk mendapatkan vaksin secepat mungkin,” seru Biden.
Dia mengatakan AS telah mengirimkan lebih dari 160 juta dosis vaksin COVID-19 ke luar negeri, dan menginvestasikan USD15 miliar dalam mekanisme respons pandemi global.
Baca juga: Korban Meninggal Akibat COVID-19 di AS Lampaui Pandemi Flu Spanyol
“Itu (militer) tidak boleh digunakan sebagai jawaban untuk setiap masalah yang kita lihat di seluruh dunia. Memang, hari ini banyak dari keprihatinan terbesar kita tidak dapat diselesaikan atau bahkan diatasi melalui kekuatan senjata,” ucapnya.
Sebagai contoh, Biden mencontohkan: “Bom dan peluru tidak dapat bertahan melawan COVID-19.”
Ketika dunia berduka atas 4,5 juta orang yang tewas sejauh ini dalam pandemi, Biden menyerukan tindakan kolektif ilmu pengetahuan dan kemauan politik.
“Kita perlu bertindak sekarang untuk mendapatkan vaksin secepat mungkin,” seru Biden.
Dia mengatakan AS telah mengirimkan lebih dari 160 juta dosis vaksin COVID-19 ke luar negeri, dan menginvestasikan USD15 miliar dalam mekanisme respons pandemi global.
Baca juga: Korban Meninggal Akibat COVID-19 di AS Lampaui Pandemi Flu Spanyol
(ian)
Lihat Juga :