Biden kepada PBB: AS Tidak Ingin Perang Dingin Baru dengan China

Selasa, 21 September 2021 - 21:01 WIB
loading...
Biden kepada PBB: AS...
Presiden Joe Biden menegaskan AS tidak menginginkan Perang Dingin baru dengan China. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan memberi tahu PBB bahwa dia tidak menginginkan “ Perang Dingin baru” dengan China dalam pidatonya di Sidang Umum ke-76 pagi ini di New York.

Dalam pidato pertamanya di PBB setelah menjadi presiden, Biden akan berusaha meyakinkan dunia bahwa “Amerika telah kembali” setelah empat tahun Donald Trump, dan Washington akan mempertahankan kekuatannya sendiri termasuk China.

"Namun dia akan menekankan bahwa persaingan sengit dengan kekuatan besar tidak akan mengarah pada Perang Dingin baru, ucap seorang pejabat pemerintahan Biden, saat dia mengumumkan kembalinya bekerja dengan sekutu di seluruh dunia seperti dikutip dari Independent, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: AS Sebut Rusia Ancaman Lebih Besar Dibandingkan China

Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan kepada wartawan bahwa presiden, yang belum berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron sejak pengumuman kesepakatan kapal selam dengan Australia dan Inggris pekan lalu, akan memberi tahu PBB dalam pidatonya bahwa dia berkomitmen untuk membangun kembali aliansi.

"Biden akan menjelaskan alasan mengapa dekade berikutnya akan menentukan masa depan kita, tidak hanya untuk Amerika Serikat tetapi untuk komunitas global,” kata Psaki.

"Dia juga akan memberi tahu para pemimpin dunia yang berkumpul di New York tentang pentingnya membangun kembali aliansi kami setelah beberapa tahun terakhir”, tambah Psaki, menjadi pengakuan nyata atas pendahulu Biden yang menodai aliansi tradisional Amerika.

Baca juga: Kapal Perang AS Dekati Taiwan, Militer China Manuver dengan 10 Pesawat

Pidato Biden mengikuti reaksi dari Prancis, yang tampaknya dilecehkan oleh kesepakatan antara AS, Inggris, dan Australia untuk memasok Canberra dengan kapal selam bertenaga nuklir yang akan berpatroli di Laut China Selatan dan kawasan Indo-Pasifik.

Perjanjian AUKUS, yang telah menimbulkan keraguan di Paris tentang komitmen pemerintahan Biden kepada sekutu Eropanya, merusak kontrak bagi Prancis untuk memasok kapal selam bertenaga diesel ke Australia.

China, pada saat yang sama, memperingatkan AS, Inggris, dan Australia bahwa mereka harus meninggalkan mentalitas zero sum Perang Dingin yang usang dan konsep geopolitik yang berpikiran sempit dan menghormati aspirasi rakyat regional dan berbuat lebih banyak yang kondusif bagi perdamaian dan stabilitas regional dan pembangunan

"Jika tidak, mereka hanya akan merugikan kepentingan mereka sendiri,” kata China.

Baca juga: Kapal Perang AS Masuk Selat Taiwan Ke-9 Kalinya, China Sebut Pembuat Onar
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Berita Terkini
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Infografis
Amerika Serikat Umumkan...
Amerika Serikat Umumkan Siap Perang dengan China!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved