Jurnalis Wanita Afghanistan Terancam Punah di Pemerintahan Taliban
Minggu, 19 September 2021 - 21:10 WIB
loading...
A
A
A
Seorang presenter TV wanita Afghanistan bernama Shabnam Dawran berbagi kisahnya di media sosial. Ia mengisahkan bahwa Taliban menolak untuk membiarkannya bekerja.
“Ketika saya mendengar bahwa aturan sistem baru (Taliban) telah berubah. Dengan keberanian yang saya miliki, saya pergi ke kantor untuk memulai pekerjaan saya, (tetapi) sistem saat ini tidak memberi saya izin untuk memulai pekerjaan saya,” ucap wanita yang bekerja di Radio Televisi Mili.
Baca: Taliban Pukuli Wartawan Peliput Demo Wanita Afghanistan, Ini Buktinya
RSF dalam laporannya mengatakan, sebagian besar jurnalis wanita telah dipaksa untuk berhenti bekerja di provinsi-provinsi di mana hampir semua media milik swasta berhenti beroperasi ketika pasukan Taliban maju.
“Eksekutif dan editor dengan outlet media milik swasta yang belum memutuskan untuk berhenti beroperasi mengkonfirmasi bahwa, di bawah tekanan, mereka telah menyarankan jurnalis perempuan mereka untuk tinggal di rumah,” tukas RSF.
“Ketika saya mendengar bahwa aturan sistem baru (Taliban) telah berubah. Dengan keberanian yang saya miliki, saya pergi ke kantor untuk memulai pekerjaan saya, (tetapi) sistem saat ini tidak memberi saya izin untuk memulai pekerjaan saya,” ucap wanita yang bekerja di Radio Televisi Mili.
Baca: Taliban Pukuli Wartawan Peliput Demo Wanita Afghanistan, Ini Buktinya
RSF dalam laporannya mengatakan, sebagian besar jurnalis wanita telah dipaksa untuk berhenti bekerja di provinsi-provinsi di mana hampir semua media milik swasta berhenti beroperasi ketika pasukan Taliban maju.
“Eksekutif dan editor dengan outlet media milik swasta yang belum memutuskan untuk berhenti beroperasi mengkonfirmasi bahwa, di bawah tekanan, mereka telah menyarankan jurnalis perempuan mereka untuk tinggal di rumah,” tukas RSF.
(esn)
Lihat Juga :